Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Megawati puji kepemimpinan Husni Kamil untuk Pemilu Jujur dan Adil

Megawati puji kepemimpinan Husni Kamil untuk Pemilu Jujur dan Adil Husni Kamil Manik meninggal dunia. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Pejabat negara dan politisi memuji sosok almarhum Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik. Salah satunya datang dari politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mengenang Husni Kamil Manik sebagai sosok yang memperkuat penyelenggaraan pemilu lebih jujur dan adil (jurdil).

"Beliau meletakkan dasar penyelenggaraan pemilu yang lebih jurdil dan akuntabel. Terobosannya untuk menjadikan dokumen berita acara perolehan suara C1 untuk diakses oleh publik melalui sistem Teknologi Informasi (TI) KPU merupakan terobosan yang sangat penting," kata Hasto melalui siaran pers diterima merdeka.com, Jumat (8/7).

Di bawah komando Husni, KPU memperkuat penyelenggaraan pemilu yang lebih demokratis dan berintegritas. Beragam terobosan pun dilakukan, semisal mempermudah dokumen C1 sehingga penghitungan cepat hasil pemilu dapat dilakukan dengan dokumen otentik yang mampu meminimalkan kecurangan pemilu.

Dia mengaku terakhir kali berjumpa dengan Husni saat acara buka puasa bersama di kediaman Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang. Hasto duduk bersebelahan dengan Husni.

"Saat itu, saya secara khusus menyampaikan pesan Ibu Megawati Soekarnoputri yang memberikan apresiasi atas kepemimpinan beliau di KPU," kata Hasto.

Megawati langsung mengeluarkan instruksi agar seluruh kader PDIP memberikan penghormatan terbaik kepada Husni Kamil Manik. "Di bawah kepemimpinan beliau, KPU mampu membangun dan menjaga kepercayaan publik sebagai institusi demokrasi modern yang terpercaya," ucapnya.

Hasto mengatakan, Husni sempat menyampaikan pesan agar komisioner KPU untuk Pemilu 2019 sebaiknya seluruhnya tidak diisi personel baru. Demi kesinambungan pengalaman, maka sebaiknya ada personel KPU dari periode saat ini, di mana karena pengalaman dan kompetensinya dapat dipertahankan sebagai komisioner KPU.

"Almarhum juga menaruh perhatian besar bagaimana tradisi pemilu yang demokratis dan berintegritas terus dibangun serta diperkuat secara sistemik," ucap Hasto.

Seperti diketahui, Husni Kamil Manik meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta Selatan, Kamis malam pukul 21.10 WIB, karena sakit.

Sebelum menjabat sebagai Ketua KPU, pria kelahiran 18 Juli 1975 itu tercatat pernah menjadi Komisioner KPU Sumatera Barat sejak 2003 sampai kemudian bergabung dengan KPU pusat pada 2012.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP