Megawati pernah pesan ke bos Freeport: Jangan ngapusi lho!
Merdeka.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengkritik PT Freeport Indonesia (PTFI) yang mengeruk emas dari Indonesia, namun hanya bilang mengambil Tembagapura. Padahal menurutnya, ada kandungan emas yang diboyong Freeport.
"Freeport itu dibilang Tembagapura. Padahal saya bilang ke yang punya Freeport, jangan ngapusi (bohong) lho. Itu kata anak ITB yang namanya tembaga, emas, perak itu seperti bersaudara. Di mana ada tembaga, ada perak, dan emas dan enggak pernah diomongi," kata Megawati dalam acara Kovensi Nasional Tentang Haluan Negara di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (30/3).
"Jadi sebetulnya sekian puluh tahun sudah berapa kilo yang dibawa, saya enggak tahu," imbuhnya.
Menurut Megawati, apa yang kita lihat sejak reformasi 1998, nampak begitu kuatnya agenda liberalisasi masuk dalam keseluruhan sendi-sendi kehidupan negara. Liberalisasi di bidang politik dan ekonomi berjalan simultan sebagai konsekuensi penandatanganan Letter of Intent IMF.
"Praktik demokrasi Indonesia pun berubah drastis. Demikian halnya terhadap kebijakan politik ekonomi. Kesemuanya berujung pada eksploitasi seluruh kekayaan negeri. Eksploitasi merupakan buah liberalisme. Liberalisme berinduk pada kapitalisme," ujarnya.
Dia menegaskan, kapitalisme pada akhirnya akan menggiring Indonesia pada krisis. Hal tersebut sudah terjadi di beberapa negara Eropa.
"Belum selesai krisis yang satu, munculah krisis lainnya," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya