Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mayjen Hartind: Simpati ke Kopassus tidak dikondisikan

Mayjen Hartind: Simpati ke Kopassus tidak dikondisikan Gladi Bersih TNI. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Staf Ahli Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Hartind Asrin mengatakan dukungan yang diberikan masyarakat kepada Kopassus adalah bentuk rasa simpati. Tidak ada rekayasa apalagi aksi intelijen untuk memunculkan dukungan tersebut.

"Itu kan simpati masyarakat. Nggak ada yang mengondisikan. Zaman sekarang panglimanya juga merakyat. Ini demokrasi," kata Hartind dalam diskusi bertema 'Dilema Pengaturan Keamanan Nasional' di Universitas Al Azhar, Jakarta Selatan, Selasa (9/4).

Hartind juga menanggapi banyaknya tuntutan publik agar proses hukum oknum Kopassus diadili di peradilan umum yang menurutnya tidak tepat. Menurut dia, dalam Undang-undang No 31 tahun 1997, apabila subjeknya seorang militer maka harus diadili di peradilan Militer.

"Boleh saja kontradiksi tapi sekarang kan menggunakan itu," ungkapnya.

Lebih lanjut Hartind menyatakan proses peradilan 11 orang oknum Kopassus bisa disaksikan publik.

"Mekanisme terbuka, nanti kita undang wartawan bisa meliput, tapi dalam wawancara dibatasi, ngambil gambar bisa. Panglima TNI, Menkopolhukam, Kasad mengatakan silakan dikontrol oleh publik," ujar Hartind. (mdk/tts)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP