Mayat staf Bank Bukopin Tangsel dibuang di PIK dimakamkan di Ciledug
Merdeka.com - Farah Nikmah Ridhallah (23), perempuan korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan di dalam sebuah kardus di kolong Tol Pantai Indah Kapuk (PIK), Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, dimakamkan hari ini. Korban diketahui bekerja di Bank Bukopin di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel).
Mendiang Farah tinggal di Jalan Raden Fatah Nomor 17, Kelurahan Sudimara Barat, RT 002/ 06, Ciledug, Kabupaten Tangerang. Jasadnya langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) tak jauh dari rumahnya, setelah disemayamkan di rumah duka, Rabu (13/7), sekitar pukul 11.00 WIB.
"Keluarga sudah kenal dengan pelaku. Kami tahu pembunuhan dan langsung lapor ke Polsek Ciledug, setelah itu kami melihat langsung ke RS, dan benar saja itu Farah," kata paman korban, Eza.
Dalam pemakaman, terlihat ibu korban histeris menyaksikan saat jenazah anaknya dimasukkan ke liang lahat. Bahkan, dia nyaris pingsan hingga harus dipapah saat meninggalkan pemakaman.
Farah dibunuh oleh Calvin Soepargo (52). Kabarnya, pelaku gelap mata lantaran dicibir korban saat diminta berhubungan intim.
"Pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan intim sekitar pukul 21.00 WIB, dengan imbalan Rp 4 juta. Siangnya mereka berdua pun makan siang. Pelaku mengajak berhubungan lagi, namun korban menolak dengan alasan bahwa pelaku kurang memuaskan korban dan korban sudah dicari orang tua," kata Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Daniel Bolly Tifaona.
Diduga merasa terhina dengan perkataan korban, Calvin naik pitam. Menurut Daniel, pelaku langsung memukul kepala korban hingga terjatuh, lantas mencekik lehernya hingga tewas.
"Kemudian korban dimasukkan ke dalam box besar yang dilapisin sprei terlebih dahulu, dan diberi kapur barus. Diduga kapur barus itu untuk menyamarkan bau. Setelah dibungkus rapi, pelaku membawa box berisi mayat korban tersebut menggunakan troli dan turun ke basement menggunakan mobil Suzuki Ertiga dan membuangnya di kolong tol," ujar Bolly.
Mayat Farah ditemukan oleh petugas tol Jakarta Outer Ring Road (JORR lingkar luar), Selasa (12/7) sore. Jasadnya berada di dalam kardus besar, dan dibungkus plastik berwarna hitam serta diikat dengan lakban berwarna putih, lalu diikat menggunakan tali rafia biru. Saat ditemukan di kolong Tol JORR, Penjaringan, Jakarta Utara, kondisinya sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk. Sedangkan Calvin berhasil ditangkap anggota Polres Jakarta Utara pada Rabu (13/7) dini hari.
Calvin adalah seorang pengusaha dan memiliki sebuah apartemen di Ancol, Jakarta Utara. Pada Jumat (8/7), sekitar pukul 19.00 WIB, Farah bertemu dengan Calvin di Apartemen.
"Kami berhasil menangkap pelaku kurang dari 24 jam, di apartemen miliknya yang berada di Ancol, Jakarta Utara," ucap Bolly.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya