Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mayat bayi dengan mulut dilakban gegerkan warga Solo

Mayat bayi dengan mulut dilakban gegerkan warga Solo mayat bayi. merdeka.com/Lauren Benny Saron Silalahi

Merdeka.com - Warga Solo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang dilakban (diplester) pada bagian mulutnya. Mayat bayi ini ditemukan oleh Hariyanto (32) warga Dusun Daleman RT 05/RW 06, Desa Ngringo Jaten, Kecamatan Karanganyar, Solo yang merupakan karyawan PDAM Solo.

Bayi yang diduga sudah meninggal tiga hari yang lalu itu ditemukan di dekat Kompleks Instalasi PDAM di Dusun Kentingan RT 01/ RW 35, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Solo, Jateng Kamis (31/5) pukul 17.00 WIB.

Saat ditemukan mayat bayi itu dalam kondisi sudah membiru, di sekujur tubuhnya juga sudah dikerubungi semut merah. Bahkan, mulutnya dibungkam lakban dan salah satu tangan dalam kondisi telah putus.

Informasi yang dihimpun merdeka.com menyebutkan Hariyanto menemukan mayat bayi itu saat mengontrol air di sekitar tempat kerjanya yang berada di belakang Rusunawa Jurug, Jebres, Solo.

"Saat mengontrol instalasi air saya kira mayat bayi itu awalnya boneka. Setelah saya dekati ternyata mayat bayi laki-laki. Saya kaget dan akhirnya langsung melaporkan kejadian itu ke polisi," tuturnya.

Mendapat laporan, petugas Polsek Jebres langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Begitu sampai di TKP yang sudah dipenuhi puluhan karyawan dan warga sekitar polisi langsung melakukan olah TKP dan mengecek kondisi sang bayi.

Kanitreskrim Polsek Jebres, AKP Suharjo menyatakan mayat bayi telah membusuk. "Diperkirakan bayi itu sengaja. Dibunuh dan dibuang seusai dilahirkan. Mulut bayi yang dilakban mengindikasikan bayi itu sengaja bungkam agar tak menimbulkan suara," ungkapnya usai dilakukan olah TKP sore hingga petang tadi.

Mayat bayi itu kemudian langsung dilarikan ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Moewardi, Solo untuk menjalani visum et repertum guna proses penyidikan oleh pihak kepolisian lebih lanjut. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP