Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masyarakat NTT Diminta Jalan Kaki untuk Hemat BBM dan Tekan Inflasi

Masyarakat NTT Diminta Jalan Kaki untuk Hemat BBM dan Tekan Inflasi Warga Kupang tanam pohon pisang. ©2017 Merdeka.com/yuven

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengeluarkan aturan baru kepada masyarakat. Aturan berupa surat edaran gubernur sejak 7 November 2022 ini mengimbau masyarakat untuk sering berjalan kaki.

Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setda NTT, Lery Rupidara mengatakan tujuan dari surat edaran gubernur tentang jalan kaki itu untuk mengendalikan inflasi.

"Tujuannya untuk pengendalian bahan bakar minyak, kesehatan tubuh, ramah lingkungan dan pengendalian inflasi daerah. Imbauan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat NTT," kata Lery kepada wartawan, Kamis (2/3).

Lery menjelaskan, imbauan ini tidak menentukan berapa jarak berjalan kaki namun sesuai kemampuan dari masyarakat.

"Tidak ada pemerintah yang bisa mengatur, tetapi jika berjalan bisa menggugah kesadaran orang," ungkapnya.

Menurutnya, dengan berjalan kaki manusia dilatih dapat menghemat BBM. "Walaupun sudah kaya bisa simpan uang untuk hal lain. Keduanya, ramah lingkungan mencegah emisi gas dan kesehatan tubuh," ujar Lery.

Dalam Pergub tersebut tidak menentukan kapan, di mana dan jarak yang harus ditempuh masyarakat saat berjalan kaki. Hanya menggugah kesadaran masyarakat untuk hidup lebih sehat, tidak ada sanski bagi masyarakat yang tidak ingin berjalan kaki.

"Kegiatan ini perlu dilakukan karena orang Indonesia malas berjalan kaki, Saya saja sudah melakukan hal itu, saya jalan kaki dari rumah menuju kantor," tutup Lery.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP