Masyarakat Banten minta video 'Sekda ajak rampok APBD' diusut tuntas
Merdeka.com - Tersebarnya video Sekda Banten yang mengajak merampok APBD membuat kecewa masyarakat Banten. Salah satu kekecewaan diungkapkan oleh aktivis Mahasiswa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sukatma Efendi.
"Kalau memang benar itu video Kurdi Matin, masyarakat sudah dikecewakan dengan statement-statement. Dikarenakan kondisi Banten masih harus banyak perbaikan dan seharusnya good and clean governance itu dilaksanakan seadil-adilnya," kata Sukatma.
Iya juga mengharapkan kasus video yang telah ditonton oleh 4700 orang lebih ini, harus diusut tuntas agar tidak ada kecurigaan di masyrakat.
"Ini harus diusut tuntas, karena sebelumnya Kurdi Matin telah mengecewakan masyarakat Banten dengan diberikannya rumah dinas dengan anggaran yang selangit," ujar Sukatma.
Di tengah kondisi provinsi Banten melakukan reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi, kini video Sekda Banten Haji Kurdi Matin mengajak masyarakat Banten untuk merampok APBD Banten tersebar di Youtube. Video itu pun ramai menjadi perbincangan warga Banten.
Video yang direkam dengan menggunakan handphone tersebut berdurasi 45 detik. Video tersebut menggambarkan Sekda Banten tengah ngobrol dengan sejumlah orang dalam sebuah ruangan. Dalam video tersebut Sekda Banten mengajak warga untuk merampok APBD. Namun tidak jelas dalam konteks apa percakapan tersebut terjadi.
Video berjudul 'SEKDA BANTEN AJAK MASYARAKAT MERAMPOK APBD BANTEN' di upload pada tanggal 5 april 2015. Menanggapi hal tersebut Sekda Banten Kurdi Matin mengaku dirinya belum mengetahui video tersebut sehingga dirinya tidak mau berkomentar banyak.
"Saya tidak tahu pak, jadi tidak bisa berkomentar," kata Kurdi Matin melalui pesan singkat. (mdk/rep)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya