Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masuk musim penghujan, waspada longsor dan banjir di Medan

Masuk musim penghujan, waspada longsor dan banjir di Medan Hujan. ©shutterstock.com/Alexander Shadrin

Merdeka.com - Suhu udara di Medan pada bulan ini sudah menurun dibandingkan Juli lalu Intensitas hujan pun mulai meningkat, sehingga potensi longsor dan banjir harus diwaspadai, termasuk di musim mudik Idul Fitri 1433 H.

"Bulan ini kita perkirakan suhu udara tertinggi sekitar 34 derajat celsius, menurun dibandingkan bulan lalu. Bulan Juli itu tertinggi 36 derajat celsius. Biasanya di perkotaan akan lebih panas karena pepohonannya kurang," kata Kepala Bidang Pelayanan Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Sumut, Hendra Suwarta, kepada merdeka.com, Jumat (3/8).

Hendra memaparkan kondisi cuaca di Sumut, termasuk penurunan suhu, ini sesuai dengan siklusnya. "Perubahan ini biasa terjadi setiap tahun," jelas Hendra.

Penurunan suhu udara dipengaruhi semakin meningkatnya intensitas hujan di sejumlah daerah di Sumut. Curah hujan diprediksi akan terus bertambah hingga puncaknya pada Oktober mendatang.

Tingginya curah hujan di Sumut bervariasi. BMKG memperkirakan kawasan pantai barat akan mendapat curah hujan tertinggi.

Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian, karena berpotensi memunculkan potensi longsor di kawasan tengah hingga pantai barat yang merupakan dataran tinggi.

"Potensi longsor perlu menjadi perhatian semua pihak, termasuk di lintasan jalur mudik," ujar Hendra.

Selain longsor, banjir pun perlu diwaspadai karena meningkatnya intensitas curah hujan.

"Perlu diwaspadai terutama di kota-kota di pantai timur Sumut, seperti Medan, yang merupakan dataran rendah," jelasnya.

Angin kencang juga berpotensi terjadi pada bulan ini. Kecepatannya diperkirakan mencapai 30 knot. Puting beliung pun masih mungkin terjadi.

Para pelaut, terutama yang berlayar di Samudera Hindia juga harus berhati-hati, karena ketinggian ombak perairan barat Sumut dan Aceh diperkirakan mencapai 3 meter.

"Yang harus waspada terutama tongkang dan kapal-kapal kecil," ujarnya. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP