Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masjid di Papua ini dibangun di dalam perut bumi

Masjid di Papua ini dibangun di dalam perut bumi Masjid di dalam perut bumi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Masjid yang berada di Papua ini berbeda dengan kebanyakan tempat ibadah umat muslim lainnya. Masjid tersebut dibangun di dalam perut bumi dengan kedalaman 1.760 meter.

Dihimpun merdeka.com, Kamis (20/8), masjid itu bernama Baabul Munawwar. Masjid tersebut berada di area pertambangan PT Freeport Indonesia Papua di daerah Tembagapura, Timika, Papua.

Masjid tersebut baru diresmikan awal Juni lalu dan dapat menampung hingga 250 jamaah. Masjid tersebut sengaja dibangun agar karyawan yang bekerja di areal tambang bawah tanah, bisa tetap menjalankan ibadah dengan mudah.

Karena letak masjid yang berada di perut bumi, dipasang exhaust untuk menyedot udara kotor keluar. Sehingga udara dalam masjid itu pun tetap terasa nyaman. Di dekat masjid itu, berdiri Gereja Oikumene Soteria.

Masjid dan gereja ini berada di salah satu sudut terowongan, yang digali oleh ribuan pekerja tambang. Dinding dan atap masjid dari batu disemprot oleh semacam semen dan diratakan.

Di tiap meter, ada batuan penahan di dinding. Untuk lantainya, masjid itu ditutup karpet kehijauan.

Masjid tersebut dirancang oleh Alexander Mone, lulusan Universitas Bina Nusantara. Sedangkan konstruksi oleh Andrew Parhusip, insinyur sipil jebolan Institut Teknologi Bandung.

Dirangkum dari berbagai sumber. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP