Masih trauma, Gina tak mau lihat jenazah suaminya
Merdeka.com - Gina, istri dari Kapten Aan Husdiana dari maskapai Kartika Airlines tak kuat melihat jenazah suaminya di RS Polri. Aan menjadi korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor.
"Adik saya Gina memilih untuk di rumah, dia belum mau melihat jenazah suaminya, katanya masih trauma," ujar Nuke, kakak Gina kepada wartawan, Selasa (22/5).
Nuke mengatakan, saat ini adiknya masih sering mengingat suaminya yang sebelum pergi untuk mengikuti kegiatan joy flight. "Dia masih mengingat sebelum melepas kepergian terakkhir suaminya. Gina mengantar suaminya sampai pintu gerbang dan melihat suaminya begitu manis dan terlihat rapi," ungkapnya.
Lebih lanjut Nuke mengatakan, saat ini yang datang untuk melihat jenazah Aan adalah anaknya, Wignu Mukti dan juga kakak dari Kapten Aan.
"Kita sepakat perwakilan dari keluarga hanya bertiga yaitu, anak almarhum, kakanya juga, dan Insya Allah saya juga," katanya.
Capt. Aan Husdiana merupakan pilot senior di Bouraq Airlines kemudian pindah ke Kartika Airlines dan suka terbang bersama maskapai Sriwijaya Air.
Sebelum dimakamkan, rencananya jenazah kapten Aan Husdiana akan di semayamkan di Masjid Al-Bakri, Kuningan, Jakarta Selatan. Selanjutnya jenazah akan dibawa ke rumah duka di Apartemen Rasuna Said setelah itu dikebumikan di Al-Azhar memorial Garden di Karawang Timur. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya