Masih menjalani perawatan, penyerang Gereja Santa Lidwina belum diperiksa polisi
Merdeka.com - Petugas kepolisian berhasil melumpuhkan seorang pelaku penyerangan gereja Santa Lidwina di Trihanggo, Gamping, Sleman, Minggu (11/2). Saat ini pelaku masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara, Sleman.
Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, menyampaikan saat ini kondisi kesehatan pelaku masih berada dalam pantauan tim medis di RS Bhayangkara.
"Pelaku ditembak oleh polisi. Juga dikeroyok oleh massa lain sehingga mengalami luka. Saat ini belum stabil dan masih dirawat tetapi pelaku sudah melewati masa kritis. Namun belum bisa dimintai keterangan," terang Dofiri, Minggu
Dofiri memastikan kepolisian akan memeriksa pelaku jika kondisi kesehatannya sudah stabil. Saat ini pihak kepolisian masih menunggu kondisi pelaku pulih.
"Belum bisa menjelaskan secara terperinci (motif pelaku). Tak boleh berspekulatif. Karena pelaku masih mendapat perawatan dan kondisi belum stabil. Nanti kalau sudah stabil akan diinterogasi mendalam. Sehingga bisa mengungkapkan apa motif di balik itu (penyerangan)," ungkap Dofiri.
Dofiri meminta kepada masyarakat untuk memberikan waktu pada kapolisian untuk mengusut kasus penyerangan gereja yang menyebabkan Romo Karl Edmund Prier, tiga jemaat dan seorang petugas kepolisian mengalami luka. Dengan pengusutan kasus yang menyeluruh dan mendalam diharapkan kasus penyerangan bisa diungkap secara menyeluruh.
"Kita sementara belum bisa mengaitkan semua. Latar belakang jaringan dan lainnya belum didapati. Berikan kami waktu untuk mengusut," tegas Dofiri.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya