Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masalah APBD, Bupati Kuansing adu mulut dan tantang duel wakilnya

Masalah APBD, Bupati Kuansing adu mulut dan tantang duel wakilnya Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) provinsi Riau H Sukarmis ‎diduga menantang duel wakilnya Zulkifli. Sukarmis menantang karena tidak senang dilaporkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Riau.‎

Zulkifli menduga, Sukarmis menyalahgunakan wewenang sebagai bupati menyalurkan uang APBD untuk pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Kuansing ‎yang diikuti oleh Indra Putra sebagai calon bupati, yang merupakan cucu Sukarmis.

"Iya benar, dia masuk ke ruangan saya, dan menantang saya untuk duel berkelahi. Saya ‎tidak takut, saya kejar dia malah lari," ujar Zulkifli saat dikonfirmasi merdeka.com Kamis (11/2) melalui selulernya.

Zulkilfi menceritakan, aksi Sukarmis menantang duel dirinya tersebut terjadi pada Rabu (10/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat Zulkifli mengejar dan akan menghajar, Sukarmis malah lari ke luar ruangannya.

"Seharusnya seorang bupati tidak bersikap begitu, tapi kalau memang dia nantang secara preman saya tidak takut. Tapi saat saya tantang balik dia malah lari, saya kejar tapi saya dipegangi ajudan," kata Zulkifli.

Menurut Zulkifli, kemarahan Sukarmis dipicu adanya laporan penyalahgunaan uang APBD Pemerintahan Kabupaten Kuansing yang digunakan untuk kampanye Pilkada.

"Pak Presiden kan sudah tegaskan, dana APBD tidak boleh digunakan oleh kepala daerah (bupati dan wakil bupati) untuk Pilkada. Nah karena cucunya ‎(Indra Putra) ikut pilkada, dana APBD malah untuk kampanye, saya ada buktinya makanya itu saya laporkan ke BPK," kata Zulkifli.

Zulkifli mengaku, bisa mempertanggungjawabkan tudingannya terhadap Sukarmis yang dinilainya telah menggelapkan uang APBD untuk kepentingan pribadi keluarganya.

"Kalau dia merasa itu tidak benar, laporkan saya, gugat saya. Saya tidak takut, kita ketemu di pengadilan, jangan kayak preman, saya juga bisa secara preman, Ayok saya tidak takut," ujar Zulkifli menggebu-gebu.

‎Zulkifli mengaku tidak akur dengan Sukarmis selama 4,5 tahun mereka memimpin kabupaten Kuansing. Zulkifli juga merasa dizalimi selama menjadi wakil bupati.

"Saya tidak dibolehkan berbuat, seperti diisolasi, gak boleh mengikuti kegiatan, gak boleh begini begitu. Makanya saya dukung Mursini maju jadi calon bupati, bukan cucu dia (cucu Sukarmis bernama Indra Putra)," ketusnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP