Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Mas Anas ingin tahu disangkakan dalam kasus apa oleh KPK'

'Mas Anas ingin tahu disangkakan dalam kasus apa oleh KPK' Anas Urbaningrum. ©2013merdeka.com/m. luthfi rahman

Merdeka.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mangkir dari panggilan pemeriksaan KPK hari ini. Salah satu loyalis Anas, Gede Pasek Suardika mengungkapkan, koleganya itu tidak bermaksud melawan KPK tetapi hanya meminta penjelasan dijadikan tersangka dalam kasus apa.

"Silakan saja panggil paksa," cetus Pasek di depan kediaman Anas di Jalan Teluk Langsa, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (7/1).

Mantan ketua Komisi III DPR ini menjelaskan, dalam Undang-undang Nomor 30 tahun 2002, KPK harus bersikap transparan demikian juga dalam KUHP diatur bahwa tersangka berhak tahu apa yang disangkakan. "Mas anas ingin tahu saja. Kenapa sih KPK tidak mau menjelaskan, maksudnya proyek-proyek lain," ujar Pasek.

Dia meminta KPK menjelaskan sangkaannya kepada Anas mengenai keterlibatan dalam proyek-proyek lain.

"Masalah komunikasi saja sebagai warga negara. Mas Anas menanyakan ini proyek-proyek lain, proyek apa? Karena keadilan butuh kepastian hukum, jadi kalau bertanya jelasin saja proyek-proyek apa. Kan jelas. Kenapa sih KPK tidak mau jelaskan maksud proyek-proyek lain, ini kan jelas rakyat juga tahu. Itu yang di inginkan beliau," kata Pasek.

Selain itu, dirinya juga sempat menanyakan mengenai sangkaan KPK terhadap Anas yang diduga menerima pemberian mobil Harrier.

"Beliau tidak bisa disangka kabur. Kita main di lapangan kongres jangan sampai selama ini dua alat bukti dipegang. Sekarang ke mana Harrier-nya. Jadi mobil Harrier sudah hilang, lari ke kongres. Kenapa tidak dijelaskan Kongres Demokrat. Masak orang nanya itu marah-marah," tandasnya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP