Marzuki Alie: Koruptor Alquran dosanya berlipat-lipat
Merdeka.com - Ketua DPR Marzuki Alie mengaku prihatin atas korupsi pengadaan Alquran yang diduga dilakukan anggota Komisi VIII, Zulkarnaen Djabar. Menurutnya, koruptor Alquran dosanya berkali lipat.
"Ya kita prihatin, apalagi yang dikorupsi pengadaan Alquran, ya bertambah-tambah itu dosanya," kata Marzuki usai menghadiri acara 'International Conference for The Freedom of Al-Quds and Palestine' di Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/7).
Dia mengaku tidak akan melindungi siapa pun yang terlibat dalam kasus korupsi Alquran. Sebab, korupsi merupakan tindakan hina.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini lantas mengingatkan semua pihak agar tidak melakukan korupsi. Dia juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap siapapun yang bersalah dalam kasus itu.
"Kita dukung supaya yang maling duit negara segera diproses, dituntut, dan dimasukan penjara," katanya.
Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dua orang tersangka korupsi pengadaan Alquran di Kementerian Agama. Kedua tersangka adalah ayah dan anak yaitu, Zulkarnaen Djabar dan Dendi Prasetya yang tercatat sebagai Sekjen Gerakan Muda MKGR.
Keduanya dijerat dengan pasal 5 ayat 2, Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 juncto Pasal 55 dan Pasal 65 KUHP. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya