Mary Jane batasi diri dari penjenguk di Lapas Wirogunan
Merdeka.com - Terpidana mati Mary Jane Fiesta Veloso (30) warga negara Filipina membatasi diri dari penjenguknya di Lapas Wirogunan Yogyakarta. Pembatasan tersebut dilakukan supaya tidak ada kejadian-kejadian janggal lagi seperti yang terjadi saat persidangan permohonan PK di PN Sleman, Rabu (5/3) kemarin.
Menurut Kalapas Wirogunan, Zaenal Arifin, Mary Jane sendiri nantinya yang akan memberikan lima nama temannya yang boleh menjenguknya di Lapas. Namun sampai saat ini Mary Jane masih memikirkan lima nama temannya tersebut.
"Dia masih mikir, siapa yang boleh jenguk. Nanti kalau kita yang tentukan malah salah, setelah dipilih, ternyata malah nggak datang. Jadi biar Mary Jane yang menentukan kira-kira siapa temannya yang mungkin akan menjenguk," terangnya pada wartawan di Lapas Wirogunan, Kamis (5/3).
Sementara itu ketika ditanya tentang kondisi Mary Jane pasca sidang permohonan PK, Zaenal mengatakan kondisi Mary Jane biasa saja.
"Kondisinya biasa saja, orangnya memang pendiam. Tadi ini sudah ketawa-ketawa mikir siapa yang bisa jenguk dia," tambahnya.
Dalam keseharian di Lapas, Mary Jane paling suka bermain voli untuk mengisi waktu luang di Lapas. Selain itu dia juga senang ikut permainan tradisional gobak sodor bersama temannya. Dia menempati kamar di blok C bersama dua temannya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya