Mary Jane batal dieksekusi mati, kerabat teriak haleluya
Merdeka.com - Terpidana Mary Jane Veloso batal dieksekusi mati di Nusakambangan. Sejumlah kerabat yang hadir di Nusakambangan pun bersorak.
Pantauan merdeka.com, Rabu (29/4), pukul 01.00 WIB, sekitar tujuh orang berkumpul sambil membawa lilin di depan gerbang Dermaga Wijayapura, Cilacap. Mereka meluapkan kebahagiaan sambil berteriak thank you dan bernyanyi haleluya.
Sebelumnya, Kapuspenkum Kejaksaan Agung Tony Spontan memastikan jika Mary batal dihukum mati. Namun dia tidak menjelaskan alasan penundaan tersebut.
Sebelumnya, saat KTT ASEAN di Malaysia, Presiden Filipina Benigno Aquino memohon Presiden Jokowi agar mengampuni Mary Jane dari proses eksekusi mati. Tapi permohonan ini tak digubris, dan Jokowi memilih meminta masukan dari Jaksa Agung Prasetyo.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya