Marwan: Transmigran buka daerah terisolir, bukan orang buangan
Merdeka.com - Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Marwan Jafar mengatakan transmigrasi berdampak positif terhadap perkembangan sebuah daerah. Untuk itu Marwan meminta agar para transmigran dihargai.
"Transmigran ini bukan masyarakat pinggiran. Transmigran bukan orang buangan dan bukan orang terbelakang. Justru mereka adalah masyarakat maju yang siap berjuang dengan penuh ketekunan," kata Marwan saat melepas 114 transmigran dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Desa Saembalawati/Kancu, Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (21/8).
Para transmigran, lanjut Marwan, adalah sosok yang berjasa membangun bangsa dengan membuka isolasi daerah yang belum tersentuh pembangunan. Karena itu, transmigrasi harus digalakkan dan didukung penuh.
"Bonus demografi yang dikaruniakan Tuhan kepada negeri kita harus dikelola. Transmigrasi inilah yang membuka daerah terisolir, daerah yang belum tersentuh pembangunan menjadi daerah makmur dan berkembang pesat," ujar Marwan.
Menteri dari Pati, Jawa Tengah mengapresiasi pemerintah daerah Jawa Timur dan Jawa Barat yang ikut mengkoordinir masyarakatnya menjadi transmigran. Ke depan, jumlah transmigran ini harus ditingkatkan sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo yang terus menggenjot pembangunan di daerah-daerah tertinggal.
"Komitmen pemerintahan pimpinan Presiden Jokowi bahwa volume transmigran harus ditingkatkan. Kalau bisa Jatim jangan hanya 30 KK tapi satu juta orang transmigran," tukas Marwan.
Menurutnya, memang tidak mudah meninggalkan kampung halaman. Namun jangan khawatir karena pemerintah akan membantu agar transmigran sukses dan hidup makmur.
"Kita buatkan lahan pertanian, lahan peternakan, juga bangun kerajinan dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan lain sebagainya. Pemerintah pimpinan Presiden Jokowi akan ikut bersama transmigran," tandasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya