Marwan Jafar tak terima dituduh asal ngomong soal Sukhoi
Merdeka.com - Anggota Komisi V DPR Marwan Jafar menyatakan pernyataan di sejumlah media terkait pesawat Sukhoi Superjet 100 buatan Rusia sesuai undang-undang. Marwan pun tidak terima dituduh pihak Rusia asal ngomong.
"Tidak bisa ini UU,"kata Marwan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (28/5).
Surat dari Dubes Rusia itu memprotes pernyataan Marwan soal Rusia tidak pernah memproduksi pesawat komersil. Selain itu, mereka juga protes soal pilot disebut tidak pernah menerbangkan pesawat komersial, hanya menerbangkan pesawat tempur.
"Memang pilot yang menerbangkan pesawat sukhoi superjet100 tidak memiliki pengalaman menerbangkan pesawat komersial," kilah Marwan.
Marwan juga menulis pesawat ilyushin dan tupolev, tidak laku. Marwan mengaku melakukan ini agar jangan sampai pengendali lalu lintas udara Indonesia yang disalahkan.
"Kita harus hati-hati karena isunya pesawat sukhoi itu rutenya untuk penerbangan Indonesia timur. Sukhoi Tidak selaris boeing dan airbush,"
Namun dia mengaku Rusia hanya mengirim surat protes. Mereka tidak meminta untuk menindak lanjuti pernyataan Marwan yang dianggap salah.
"Rusia tidak meminta tindak lanjutnya," katanya.
Kedutaan Besar Rusia melayangkan surat protes ke Komisi V DPR atas pernyataan anggota komisi tersebut, Marwan Jafar, tentang kecelakaan Sukhoi Superjet 100. Di dalam surat dari Dubes Rusia untuk Indonesia, Alexander A Ivanov, dan ditujukan kepada Ketua Komisi V DPR, Yasti Soepredjo Mukoagow, tertanggal 18 Mei 2012 tersebut, Rusia menyesalkan pernyataan Marwan tentang industri penerbangan Rusia.
Pihak Kedubes Rusia menyatakan pendapat Marwan bahwa pesawat Sukhoi tidak terekomendasikan (not recommended), karena menilai Rusia tak punya pengalaman dalam membuat pesawat jet komersial, adalah tidak profesional. Rusia menegaskan industri pesawat komersil Rusia telah dikembangkan sejak tahun 1920 dengan sejumlah perusahaan terkemuka, seperti Ilyushin, Tupolev, dan Sukhoi. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya