Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ma'ruf Amin: Target 1,5 Tahun 181,5 Juta Jiwa Disuntik Vaksin Covid-19

Ma'ruf Amin: Target 1,5 Tahun 181,5 Juta Jiwa Disuntik Vaksin Covid-19 Wapres Maruf Amin Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua. ©2021 Setwapres

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah sudah mengalokasikan Rp699 triliun yang mayoritas digunakan untuk bantuan dalam rangka pemulihan ekonomi. Saat ini, fokus utama adalah vaksinasi untuk menciptakan herd immunity terhadap Covid-19.

Anggaran ratusan triliun ini merupakan hasil kebijakan refocusing anggaran dan realokasi APBN tahun 2020-2021 untuk penanganan pandemi sekaligus pemulihan ekonomi kepada masyarakat beserta pelaku usaha kecil.

Inovasi kebijakan lain untuk mengurangi pergerakan manusia terus dilakukan. Dimulai PSBB, PPKM hingga PPKM mikro. Masyarakat diminta terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ia mengapresiasi peran dan kontribusi masyarakat melalui sumbangan dana sosial keagamaan seperti zakat, infak, sedekah dan wakaf maupun sumbangan gotong-royong lainnya atas dasar kemanusiaan.

Ma'ruf menjelaskan langkah terakhir yang dilakukan yaitu dengan melakukan vaksinasi kepada masyarakat untuk membangun herd immunity di Indonesia. Program itu menyasar 70 persen dari populasi atau sekitar 181,5 juta penduduk untuk membangun kekebalan komunitas.

"Program ini diharapkan selesai dalam waktu 1,5 tahun," kata Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan dalam acara doa kebangsaan lintas agama untuk selamatkan bangsa dan kerukunan yang disiarkan melalui akun YouTube Kemenag, Kamis (18/3).

"Vaksinasi yang dilakukan juga sebagai satu ikhtiar yang amat penting sesuai kaidah ilmu pengetahuan," ia melanjutkan.

Dia juga menjelaskan upaya untuk mengatasi pandemi pun sudah ditempuh pemerintah dan masyarakat. Tetapi dia meminta hal tersebut harus diserta dengan ikhtiar batiniah yaitu melalui doa dan permohonan kepada Allah SWT.

"Melalui doa kepada Allah kita berharap akan memperoleh berkat dan rahmat-Nya. Seberat apapun tantangan yang dihadapi jika bangsa ini memperoleh berkat dan rahmat Allah SWT akan berhasil mengatasinya," ungkapnya.

Dia mengumpamakan seperti Indonesia yang berhasil penjajah. Sehingga bisa merdeka dengan memproklamirkan pada 17 Agustus 1945. "Oleh para pendiri bangsa dinyatakan 'Atas berkat dan rahmat Allah SWT'," ungkapnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP