Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Marahnya Ahok tiap disinggung kasus lahan rumah sakit Sumber Waras

Marahnya Ahok tiap disinggung kasus lahan rumah sakit Sumber Waras Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberi penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP) untuk laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta tahun anggaran 2014. Salah satu yang membuat DKI mendapat WDP karena proyek pembebasan lahan di Sumber Waras, Grogol, Jakarta Barat, bermasalah.

BPK menganggap pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras seluas 3,7 hektare untuk membangun pusat pengobatan kanker dan jantung itu diduga merugikan negara Rp 191 miliar. BPK menemukan perbedaan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada lahan di sekitar Rumah Sakit Sumber Waras dengan lahan rumah sakit itu sendiri. Tak hanya itu, BPK juga sempat mengindikasikan adanya penggelembungan harga dalam pembelian tanah.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama selalu menangkis tudingan BPK dan DPRD DKI yang mengatakan pembelian lahan RS Sumber Waras tidak sesuai dengan NJOP. Ahok menuturkan, pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras itu telah sesuai dengan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah dengan pembelian lahan sebagian lahan RS Sumber Waras sebesar Rp 755 miliar dimana harga tersebut jauh lebih murah dari hasil appraisal (harga taksiran), nilai pasar lahan tersebut per 15 November 2014 Rp 904 miliar, yang justru lebih mahal.

Tiap disinggung soal kasus pengadaan lahan RS Sumber Waras, Ahok selalu murka dan emosi berlebihan. Emosinya ditujukan ke DPRD DKI Jakarta, BPK DKI, hingga ke pihak-pihak yang menyerangnya. Merdeka.com mencatat kemarahan Ahok soal lahan Sumber Waras. Berikut paparannya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP