Manuver Ahok tolak Boy Sadikin jadi cawagub DKI
Merdeka.com - Sejak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dilantik sebagai gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu, bursa calon pendampingnya menjadi pembahasan hangat di Balai Kota.
Nama politikus PDIP Boy Sadikin, digadang kuat bakal menjadi partner Ahok memimpin Jakarta di sisa periode kepemimpinan hingga 2017. Bahkan mantan Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan Ketum PDIP Megawati telah merestui Boy.
Namun sepertinya Ahok enggak 100 persen sreg dengan sosok Boy Sadikin. Buktinya sejumlah manuver dia lakukan agar memilih cawagub lain yang lebih sesuai dengan dirinya.
Berikut manuver Ahok tolak Boy jadi wakilnya:
Temui Megawati
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comIsu Boy ditunjuk PDIP jadi cawagub membuat Ahok gerah. Dia segera menemui Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di rumah, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat."Saya minta waktu sama Bu Mega. Kan saya deket secara pribadi dengan beliau, dapat simpang siur justru dari berita kalian, bilang PDIP mengusulkan satu nama, Boy Sadikin. Saya juga kaget, yang usulkan wagub kan bukan partai, tapi saya, enggak ada hubungan dengan partai. Jadi saya perlu tanya kepada beliau," kata Ahok.
Sodorkan calon lain ke Mega
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAhok tak masalah jika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri merestui Boy Sadikin sebagai calon wagub DKI Jakarta. Namun berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014, kewenangan menentukan wagub DKI Jakarta menjadi kewenangan gubernur DKI Jakarta.Menurut Ahok, meski kali ini berseberangan dengan Megawati soal calon wakil wagub, hubungan mereka tetap baik-baik saja. Ahok pun mengaku sudah memberikan nama profesional pilihannya untuk menjadi pendampingnya nanti.
"Saya sudah mengajukan (nama) profesional ke Bu Mega," ungkap Ahok.
Boy kurang pengalaman
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAhok mengungkapkan, saat ini dirinya hanya butuh seorang wagub DKI Jakarta yang dapat memahami Jakarta sehingga dapat bekerja cepat. Sementara Boy, dinilainya belum memiliki kapasitas tersebut, walaupun sudah pernah menjadi anggota DPRD DKI Jakarta."Baik saja sama Pak Boy. Cuma saya berpikir kalau mau kerja lebih cepat harusnya memang pilih yang sudah pengalaman di DKI," kata Ahok saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (27/11).
Dapat restu Mega untuk pilih yang lain
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comUsai bertemu Mega, Ahok kembali menegaskan bahwa dirinya mendapat restu untuk memilih cawagub lain di luar nama Boy Sadikin. "Beliau serahkan kepada saya," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/11).
(mdk/mtf)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya