Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mantan Rektor UNY dan Mantan Ajudan Menhan Saling Klaim Menang Pilkada Gunungkidul

Mantan Rektor UNY dan Mantan Ajudan Menhan Saling Klaim Menang Pilkada Gunungkidul Ilustrasi Pilkada. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pilkada Gunungkidul 2020 yang diikuti oleh empat pasangan calon berjalan dengan ketat. Saling klaim kemenangan berdasarkan hitung cepat internal partai terjadi. Dua pasangan calon yaitu nomor urut 1 Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi dan nomor urut 4 Sunaryanto-Heri Susanto saling mengklaim kemenangan. Sementara paslon nomor urut 2, Immawan-Martanty dan nomor urut 3, Bambang Wisnu H-Benyamin Sudarmadi telah mengakui kekalahan.

Ketua tim Pemenangan paslon 01 Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto, Arif Setyadi menyebut pihaknya telah melakukan hitung cepat secara internal. Berdasarkan hitung cepat internal ini, hasilnya menunjukkan paslon 01 memeroleh suara terbanyak di Pilkada Gunungkidul.

Arif menjabarkan dari hitung cepat itu, pihaknya optimistis hasilnya tidak akan berbeda dengan hasil akhir dari KPU. Meskipun demikian, Arif menyebut jika tim paslon 01 tetap menunggu pengumuman akhir dari KPU.

"Data dari internal kami, rekap tim tabulasi kami sudah ada hasilnya. Dari hasil rekap ini kami tidak ingin mengklaim kemenangan karena kami tetap harus mengecek dan menunggu hasil valid. Tapi kami tetap optimis dengan hasil rekapitulasi Pilkada," ujar Arif, Kamis (10/12).

Arif merinci dari hitung cepat internal, paslon 01 meraup 32,31 persen suara, paslon 02 dengan 10,82 persen, paslon 03 dengan 24,80 persen dan paslon 04 dengan 31,55 persen.

"Di data internal yang kami dapat, kami menguasai suara di 7 kapanewon (kecamatan). Yakni Karangmojo, Ngawen, Panggang, Purwosari, Semin, Tanjungsari, Tepus. Lainnya persaingan ketat, hampir sama cuma beda-beda tipis," ucap Arif.

"Tentu kami tetap akan ikuti aturan KPU ada penghitungan kecamatan dan di KPU. Apapun hasil di KPU baik di PPK ataupun di KPU sepanjang sesuai aturan yang ada akan kami akui sebagai hasil yang disepakati bersama," sambung Arif.

Terpisah, Ketua Tim Sekber Paslon 04 Sunaryanta-Heri Susanto, Ratno Pintoyo menyebut berdasarkan data hitung cepat internal, paslon nomor 04 meraih suara terbanyak. Paslon nomor 04 ini mengklaim meraih 32 persen suara.

"Paslon 04 dengan (hasil perolehan suara) 32 persen, paslon 01 dengan 29 persen, paslon 03 dengan 28 persen dan paslon 02 dengan 11 persen. Ini de facto, tentunya setelah nanti ditetapkan KPU baru kita menyatakan bahwa secara resmi kita menang," ujar Ratno.

Ratno menuturkan bahwa data hitung cepat yang dipunyai tim internal memiliki keakurat yang tinggi. Jikapun ada selisih dengan hasil rekapitulasi KPU, lanjut Ratno hanya berkisar 0 koma.

Sebagaimana diketahui jika paslon 01 adalah Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi. Sutrisna Wibawa adalah mantan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang mengundurkan diri karena ikut berkompetisi di Pilkada Gunungkidul.

Sementara paslon 04 adalah Sunaryanta-Heri Susanto. Sunaryanta sebelum terjun ke dunia politik adalah anggota TNI. Saat berkarir di TNI Sunaryanta dikenal sebagai ajudan dari mantan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP