Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mantan pemadat setuju penjara dijaga buaya untuk bandar narkoba

Mantan pemadat setuju penjara dijaga buaya untuk bandar narkoba Ilustrasi Narkoba. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Peringatan hari AIDS di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, berlangsung unik. Mereka menggelar aksi dan berorasi mengkampanyekan agar masyarakat menjauhi virusnya bukan orangnya.

Aksi dilakukan oleh puluhan peserta dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Forum Anak Sukoharjo, Warga Peduli AIDS, Sukoharjo Reptile Exotic Community (SREC), FKPPI, Warga Peduli AIDS Kampus Univet dan perwakilan karang taruna dari Desa Madegondo, Grogol.

Koordinator aksi, Agus Widanarko mengatakan pihaknya juga mengundang mantan para pecandu narkotika yang hingga akhirnya mengidap HIV/AIDS. Mereka diminta untuk mengungkapkan masa kelamnya agar para pemuda mendengarkan, tidak mengikuti jejaknya.

Dalam aksi tersebut, komunitas reptil juga membawa dua buaya yang merupakan simbol kesepakatan atas rencana Kepala BNN Komjen Budi Waseso untuk menciptakan penjara buaya untuk menghukum bandar narkoba. Mereka membawa jalan-jalan buaya tersebut di tengah pengguna jalan yang tengah melintas.

"Kedua buaya akan kami hibahkan untuk Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso. Kita akan kirim ke Jakarta," ujar Agus.

Salah seorang mantan pecandu narkoba yang kini mengidap HIV/Aids, Garis Subandi mengaku setuju adanya hukuman mati hingga penjara buaya bagi para bandar narkoba.

"Saya sangat menyesal apa yang saya lakukan dulu. Hingga saat ini saya menderita penyakit yang belum ada obatnya. Saya sangat mendukung pemerintah untuk bertindak tegas kepada para bandar narkoba," ungkapnya.

Dalam aksi tersebut, mereka juga mengusulkan penjara buaya dan ular untuk pengedar narkoba.

"Salah satu penyebaran HIV AIDS melalui peredaran narkoba, maka kami dari para relawan akan menyumbangkan buaya dan juga ular untuk penjara bagi pengedar narkoba seperti wacana Kepala BNN Komjen Budi Waseso," imbuh Agus.

Di akhir aksinya, para pemuda relawan tim P4GN Sukoharjo ini juga membagikan stiker dan brosur dengan bertuliskan 'tekan penyalahgunaan narkoba sama dengan tekan AIDS'. Tak hanya itu, mereka juga memasangkan pita merah kepada sebagaian pengguna jalan dan masyarakat.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP