Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mantan napi janji bongkar kasus korupsi di Jatim

Mantan napi janji bongkar kasus korupsi di Jatim ilustrasi korupsi. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Mantan penghuni Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur, Fathorrosjid kembali 'bernyanyi' soal koruptor kelas wahid di Jawa Timur yang sempat dibeber Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, beberapa waktu lalu, Sabtu (4/1).

Setelah menjalani masa hukuman 4,5 tahun penjara karena kasus korupsi dana Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) dan bebas pada Desember 2013 lalu, Fathorrosjid sempat mengungkap kejanggalan penanganan kasus P2SEM.

Hari ini, mantan Ketua DPRD Jawa Timur itu kembali membeber satu per satu kejanggalan itu. Bahkan, dia menyebut nama mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Zulkarnaen, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua KPK. "Dulu, waktu saya ditetapkan sebagai tersangka kasus P2SEM, Kajatinya ya Zulkarnaen itu," ungkapnya.

Lantas apakah Zulkarnaen ikut terlibat dalam kasus P2SEM? Fathor enggan menjawab. "Yang jelas waktu itu Kajatinya, ya Zulkarnaen, setelah itu Pak Farela."

Dan Zulkarnaen ini, lanjutnya, yang menetapkan saya sebagai tersangka di tahun 2009. "Sementara yang lain (anggota dewan yang ikut menikmati dana P2SEM) dibiarkan lolos."

Selain menyebut keterlibatan pihak Kejati Jawa Timur, politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, juga menuding Kejaksaan Agung (Kejagung) ikut terlibat dalam intervensi penanganan kasus P2SEM.

Saat itu, ungkap Fathor, dirinya dipertemukan rekannya dengan pegawai perempuan di Kejagung, yang saat itu Jaksa Agungnya dijabat Hendarman Supanji. Selanjutnya dilakukan pertemuan di sebuah hotel. Dalam pertemuan itu juga, Fathor juga menyebut seorang menteri juga ikut hadir.

Namun dia masih enggan menyebut nama sang menteri yang dia maksud itu. "Saat pertemuan itulah ada pembicaraan soal angka, nilainya belasan miliar. Janjinya kasus P2SEM ditutup," bebernya.

Seperti diberitakan, pasca-keluar dari tahanan akhir bulan Desember lalu, bersama korban-korban P2SEM, Fathor membentuk 'Tim Ranjau 09' yang akan mengungkap siapa-siapa yang terlibat dalam kasus P2SEM pada tahun 2009 dan lolos dari jerat hukum.

Tim Ranjau 09 itu, akan mengumpulkan bukti-bukti keterlibatan para pejabat yang terlibat kasus P2SEM dan akan menyerahkkannya ke KPK.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP