Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Manajer tim sepakbola dijambret, Rp 29 juta raib

Manajer tim sepakbola dijambret, Rp 29 juta raib Ilustrasi Pencuri. merdeka.com/shutterstock.com

Merdeka.com - Manajer teknik Kesebelasan PPSM Kartika Nusantara, Edy Prayitno kehilangan uang Rp 29 juta. Tas yang dibawanya, dijambret dua orang tidak dikenal di Jalan Telaga Warna, Kota Magelang.

"Kejadian sangat cepat, saya tidak begitu memperhatikan jenis kendaraan yang digunakan pejambret," kata Edy Prayitno saat melaporkan kejadian itu Polres Magelang Kota, Senin (28/5).

Edy menceritakan sebelum kejadian, dirinya mengambil uang di Bank BCA cabang Shopping Magelang sebesar Rp 29 juta. Uang itu untuk keperluan membayar mobil yang akan digunakan sebagai operasional pelatih  Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) Provinsi Jateng di Salatiga.

Namun, baru berjalan sekitar 5 km dari bank yang berada di Jalan Tidar Kota Magelang, roda belakang sisi kirinya dirasakan kempes. Merasakan adanya sesuatu yang tidak beres pada bagian roda belakang mobil Daihatsu Zebra H 8733 GG tersebut, dia menepikan mobilnya ke salah satu tukang tambal ban yang ada di Jalan Telaga Warna.

Tanpa sadar tiba-tiba ada dua orang yang mengendarai sepeda motor mengawasi dari kejauhan. Kemudian tas hitam berisi uang tunai Rp 29 juta, dua kacamata dan dua buku tabungan serta satu buah buku harian miliknya langsung diserobot.

"Tas tersebut saya kalungkan pada lengan tangan kiri saya. Tetapi, pelaku terlalu kuat sehingga  tas itu lepas dari tangan saya," ujar mantan PNS Kantor Penanaman Modal Kota Magelang itu.

Saat diperiksa Edi juga mengaku bahwa dirinya juga tidak mengenali wajah maupun kendaraan pelaku penjambretan tersebut. Yang ia ingat, yakni salah satu pelaku berbadan agak gemuk dan memakai kaos berwarna hitam.

"Sepeda motor yang digunakannya juga tidak sempat mengenalinya. Kelihatannya berwarna hitam, tetapi entah sepeda motor bebek atau bukan," ujarnya.

Usai melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya ke Polres Magelang Kota, Edy Prayitno juga akan melaporkan kejadian itu ke Sub Denpom IV/Diponegoro. Sebab dirinya merupakan salah satu staf di PPSM Kartika Nusantara yakni Manajer Teknik. Sedangkan klub asal Kota Magelang tersebut merupakan milik TNI AD.

"Kalau saya tidak laporan ke Sub Denpom, bisa kesalahan," pungkasnya. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP