Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Malu Terima PKH, 300 Keluarga Undur Diri

Malu Terima PKH, 300 Keluarga Undur Diri Warga Kecamatan Lebaksiu. ©2019 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Setidaknya 300 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menyatakan mengundurkan diri dari Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jateng.

Mereka mundur karena malu rumahnya dipasangi label bertuliskan 'Keluarga Miskin atau Sangat Miskin Penerima Bantuan BPPNT-PKH. YAA ALLAH Sejahterakanlah saudara kami yang miskin ini. Tapi apabila mereka berpura pura miskin Maka Azabmu sangatlah Pedih'.

"Ada 300 warga mundur dari program keluarga harapan dari Pemerintah. Semuanya ada di 12 desa kecamatan desa Lebaksiu, alasan mundur karena malu rumahnya dilabeli tulisan keluarga miskin," kata Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Lebaksiu, Heri Budianto, Kamis (18/8).

Dia menyebut sebelumnya telah melakukan sosialisasi mengenai wacana penyemprotan label 'Keluarga Miskin' di dinding depan rumah penerima bantuan PKH. Informasi yang dihimpun ada sekitar 3558 penerima manfaat dari pemerintah.

Meski berkurang 300 KPM karena malu dilabeli keluarga miskin, dia menyebut, penyemprotan label di rumah penerima program itu tetap bertambah.

"Bertambah yang mengundurkan diri, tapi masih kita pantau. Karena data dilapangan bisa berubah. Prinsipnya kita akan sosialisasi terus kepada warga," jelasnya.

Heri Budianto menjelaskan dari informasi warga para penerima BPNT-PKH mengaku malu jika disebut sebagai penduduk miskin.

"Rumahnya sudah bagus-bagus, sudah mampu. Sehingga malu kalau dinyatakan miskin. Karena kondisi perekonomian mereka sudah berubah," tutup Heri Budianto.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP