Maling motor tewas dihakimi warga Tangerang
Merdeka.com - Satu dari dua pencuri sepeda motor di Tangerang tewas dihakimi warga, Rabu (30/8) dini hari. Warga Kampung Palahlar, Desa Budimulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang nekat berbuat itu lantaran geram dengan maraknya aksi pencurian sepeda motor. Apalagi mereka selalu membawa senjata tajam dan tak segan melukai korban.
Kapolsek Cikupa Kompol Idrus Madaris, menerangkan, aksi pengadilan jalanan itu bermula ketika Ruslan, pedagang hewan kurban melihat Satria FU milik temannya Marsidik, didorong dua orang tak dikenal.
"Saksi melihat pelaku asik mendorong motor temanya. Seketika itu juga pelaku diteriaki saksi mata" ujar Kapolsek Cikupa Kompol Idrus Madaris saat dikonfirmasi.
Mendengar teriakan itu, pemilik motor bersama warga lainnya kemudian bergegas mengejar pelaku. Marsidik, sang pemilik kendaraan, malah diserang pelaku dengan sebilah golok.
"Korban mengalami luka sobek di pergelangan tangan sebelah kiri," terang dia.
Aksi maling motor itu membuat amarah warga memuncak. Massa menjadi beringas. Mereka menangkap salah satu pelaku dan menghakiminya hingga tewas di lokasi kejadian.
"Jasad pelaku yang belum diketahui identitasnya itu sudah dibawa ke kamar mayat RSUD Tangerang. Satu pelaku lainnya tengah dalam pengejaran," terang Idrus.
Kapolsek menerangkan, ciri-ciri pelaku yang tewas pada saat kejadian hanya mengenakan celana jeans dan sweater bertuliskan destroy. Dia memperkirakan pelaku berusia sekitar 25-30 tahun.
"Barang bukti yang kami sita yakni, sebilah golok, kunci leter T beserta mata kuncinya dan sepeda motor milik korban," terangnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya