Malaysia terus langgar batas, TNI AU kerahkan Sukhoi ke Tarakan
Merdeka.com - Aksi penerobosan perbatasan yang dilakukan angkatan udara dan laut yang dilakukan Malaysia membuat gerah masyarakat Indonesia. Sebagai jawabannya, kini Indonesia gencar menjaga keamanan perbatasan dengan mengerahkan Sukhoi 27/30 dari Skadron 11 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar.
Pengamanan sekaligus latihan bersandi 'Perkasa B-15' ini dihelat di Lanud Tarakan, Kalimantan Utara. Bagi TNI AU, latihan ini merupakan jawaban atas pelanggaran wilayah yang kerap dilakukan Malaysia.
"pergerakan Sukhoi di Lanud Tarakan merupakan jawaban atas masih terjadinya pelanggaran wilayah di Perbatasan oleh negara tetangga, latihan pertahanan udara ini melibatkan satu Flight Pesawat Tempur Sukhoi 27/30 dari Skuadron 11 Makassar," Komandan Lanud Tarakan, Letkol Pnb Tiopan Hutapea dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Selasa (11/8).
Selama ini klaim negara tetangga di wilayah perairan Ambalat membuat pemerintah Indonesia berang. Untuk menghindarinya, TNI AU secara rutin terus melaksanakan operasi dan latihan. Dengan begitu, pilot dapat terus menjaga kesiapsiagaannya dalam menjaga perbatasan.
"Latihan ini merupakan program rutin Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) guna mengasah kemampuan dan keterampilan prajurit TNI Angkatan Udara untuk meningkatkan kesiapsiagaan unsur pertahanan udara (Hanud) sesuai dengan sistem pertahanan udara nasional dengan pengamatan dan penangkalan yang handal terhadap setiap bentuk ancaman udara lawan di wilayah udara dan kedaulatan teritorial udara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)."
Dalam operasi ini, TNI AU melibatkan satu flight Pesawat Sukhoi, satu Helikopter Super Puma H-3214, Kosekhanudnas II Makassar, satu regu SAR Paskhas Batalyon 466, Tim Satwa Brigan dari Satpomau Lanud Sultan Hasanudin, Lanud Tarakan, serta Satrad 225.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya