Malaysia hapus subsidi gas, warga Nunukan beralih ke gas 3 Kg
Merdeka.com - Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengklaim masyarakat di daerah setempat mulai melirik elpiji bersubsidi tabung 3 kilogram. Hal ini terjadi setelah Pemerintah Kerajaan Malaysia menghapuskan subsidi gas.
"Masyarakat kita mulai melirik elpiji bersubsidi tiga kilogram setelah Pemerintah Malaysia menghapuskan subsidi gas," ujar Sekretaris Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Nunukan, Ambros Tokan di Nunukan, seperti dikutip dari Antara, Rabu (10/12).
Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah melalui PT Pertamina mulai memasok gas 3 kilogram ke daerah itu dengan harga di bawah Rp 30.000 per tabung yang menjadikan masyarakat mulai melirik untuk menggunakannya.
Ia mengharapkan, gas tabung 3 kilogram yang sempat kurang diminati masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Nunukan akan terus dilirik untuk dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan elpiji setiap hari.
Ambros Tokan menegaskan, selama ini masyarakat setempat lebih memilih menggunakan gas asal Malaysia karena harganya lebih murah dan mudah diperoleh dibandingkan gas produksi dalam negeri. Namun setelah adanya kebijakan pemerintah Kerajaan Malaysia yang menghapuskan subsidi terhadap produk gasnya maka otomatis harganya tinggi dan semakin sulit diperoleh maka dipastikan masyarakat Kabupaten Nunukan beralih menggunakan gas produksi negara sendiri.
Pantauan di Nunukan, setelah ada kabar pemerintah Malaysia menghapuskan subsidi harga gas tabung 14 kilogram tiba-tiba melonjak menjadi Rp 190.000 dari harga sebelumnya hanya Rp 145.000. Selain itu, gas asal Malaysia mulai sulit ditemukan di daerah itu yang menyebabkan harganya melonjak. Oleh karena itu, gas tabung tiga kilogram mulai diminati masyarakat di daerah itu. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya