Malang diteror bom, tas tak bertuan hebohkan warga
Merdeka.com - Sebuah tas warna hitam tidak bertuan ditemukan di pinggir jalan Desa Jetis, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Tas rangsel tersebut diduga bahan peledak atau bom. Polisi melakukan upaya penjinakan tas yang diletakkan tidak jauh dari tempat sampah.
Seperti diketahui Tim Densus 88 sedang melakukan penangkatan dan penggeledahan untuk mencari barang bukti. Tim melakukan penggeledahan rumah para terduga pelaku teroris di Malang.
Empat lokasi digeledah, tetapi usai pemeriksan lokasi ketiga, polisi mendapatkan laporan adanya tas tersebut di pinggir jalan.
Perjalanan yang semula menuju lokasi keempat, rumah R, Dusun Jetis, Desa Mulyoagung Kabupaten Malang. Akhirnya pasukan dialihkan ke lokasi tempat ditemukan tas tersebut. Tampak tim yang sedang melakukan penjinakam menggenakan baju pengaman.
Sementara itu arus lalu lintas menuju Batu dari Malang lewat Sengkaling ditutup total. Garis polisi langsung dipasang dari mulai Jalan Embong Anyar sampai sekitar radius 1 kilometer. Masyarakat melalui pengeras diminta untuk berada di luar police line.
Sekitar 1 jam suasana menegangkan. Tim Pelopor penjinak bom baru memastikan situasi aman sekitar pukul 15.30 WIB. Tas tersebut dinyatakan aman dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Malang Yudho Nugroho mengungkapkan, pihaknya melakukan langkah sesuai prosedur. Tas sudah berhasil diperiksa dan dinyatakan tidak berbahaya.
"Kita lakukan sesuai prosedur, dikhawatirkan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan akhirnya kita lakukan pengamanan. Tas tersebut disita untuk selanjutnya diperiksa lebih lanjut," kata Yudho Nugroho.
(mdk/war)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya