Makam keramat istri Prabu Siliwangi yang tak pernah sepi

    Reporter : Fikri Faqih | Minggu, 24 November 2013 09:28

    Makam keramat istri Prabu Siliwangi yang tak pernah sepi
    makam kramat Ratu Galuh di Kebun Raya Bogor. ©2013 merdeka.com/hery winarno/fikri faqih

    Merdeka.com - Di tengah rimbunan pohon Kebun Raya Bogor terdapat makam yang dikeramatkan warga. Tapi tidak banyak yang mengetahuinya. Ini adalah makam Ratu Galuh Mangkualam, istri kedua dari Raja Pajajaran, Prabu Siliwangi.

    Abdurahman, juru kunci makam mengatakan di sini tidak hanya ada makam kanjeng Ratu Galuh, tetapi ada dua makam lagi.

    "Ada makam Mbah Jepra, panglima perang dari pasukan Prabu Siliwangi dan makam Mbah Baul, patih dari Prabu Siliwangi," ujarnya kepada merdeka.com, Sabtu (23/11).

    Rahman sudah menjadi juru kunci selama 20 tahun di komplek makam tersebut. Dia menggantikan almarhum ayahnya, Haji Rahmat. Abdurahman mengatakan selama menjaga makam ini, tidak pernah seharipun orang absen untuk berziarah

    "Makam keramat ini sering didatangi oleh pengunjung. Tujuan dari mereka pun bermacammacam," terangnya.

    Tidak ada syarat khusus untuk berziarah ke makam keramat ini. Cukup membersihkan diri dari najis dan berpakaian sopan siapa pun bisa mengirimkan doa di tempat ini. "Minimal wudhu dulu sebelum mendoakan kanjeng ratu," tambahnya.

    Uti, salah satu warga yang berziarah mengatakan dirinya sudah sekitar lima tahun terakhir rajin datang ke makam Ratu Galuh Mangkualam. Dia rajin karena merasa mendapatkan berkah setelah berziarah.

    "Saya satu bulan sekali ke sini. Dan biasanya ngajak keluarga juga," katanya.

    Mengenai apa yang diminta ibu asal Leuwiliang, Bogor mengatakan, "Saya punya usaha dan alhamdulillah sekarang udah lancar. Dan saya semakin rajin ke sini,".

    Selain melancarkan usaha, Uti menambahkan, ada juga beberapa orang yang meminta agar jodohnya dilancarkan. "Kalau susah jodoh bisa juga berdoa ke sini," tutupnya.

    Uti menyebut, ziarah makam tersebut hanya sebagai perantara. Penentu dari segala hajatnya tetap kepada Allah SWT.

    "Kalau minta mah tetap ke yang Di Atas yah, tapi mungkin ziarah itu perantara saja. Saya doakan kanjeng ratu dan mungkin beliau juga doakan saya. Bukan musrik ini mah," pungkasnya.

    Abdurahman sendiri menyebut usia komplek makam Ratu Galuh ini jauh lebuh tua dari usia Kebun Raya Bogor. Tak heran banyak warga yang kemudian mengkeramatkan komplek makam ini.

    [hhw]

    Komentar Anda


    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






    BE SMART, READ MORE
    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Jalani rekonstruksi, Jessica kenakan baju oranye & celana pendek
  • Junimart: Demokrasi tercoreng akrobat politik di Pilkada Simalungun
  • Ulet, kunci sukses warga keturunan China di Indonesia
  • Berkah imlek, rezeki dari lampion dan kue keranjang
  • Kisah para keturunan Tionghoa sukses di Indonesia
  • Mereka ramai-ramai menolak LGBT berkembang di dalam negeri
  • Bayaran super mahal, Song Hye Gyo baru beli rumah ratusan miliar
  • Benarkah hujan di malam Imlek membawa berkah?
  • Jelang rekonstruksi, Jessica tiba di Oliver Cafe dan dikawal polisi
  • Selain cat rambut, 3 bahan ini juga bisa sembuhkan rambut beruban
  • SHOW MORE