Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Maju lagi di Pilgub 2017, Zaini Abdullah suarakan perdamaian Aceh

Maju lagi di Pilgub 2017, Zaini Abdullah suarakan perdamaian Aceh Zaini Abdullah. ©2014 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Zaini Abdullah berpasangan dengan Nasaruddin, Bupati aktif Kabupaten Aceh Tengah mendeklarasi sebagai pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) periode 2017-2022. Deklarasi pasangan yang diberi nama AZAN ini berlangsung di Taman Sari, bekas hotel Aceh, Minggu (31/7).

Zaini Abdullah yang akrab disapa Abu Doto berpesan agar senantiasa menjaga perdamaian di Aceh. Pesan ini sebagaimana disampaikan oleh Wali Nanggroe, Tgk Muhammad Hasan Ditiro saat pertama kalinya kembali ke Aceh sebelum meninggal dunia.

"Waktu pertama sekali Wali Nanggroe kembali ke Aceh, beliau berkata ‘saya sudah kembali’. Sebelum wafat, saat berpidato di Masjid Raya Baiturrahman, Wali Nanggroe juga berpesan, ‘biaya perang sangat mahal, tapi biaya merawat perdamaian jauh lebih mahal’," kata Abu Doto dalam sambutannya saat mendeklarasi pasangan Cagub-Cawagub Aceh.

Oleh karenanya, Abu Doto mengajak semua pihak untuk terus merawat perdamaian untuk kesejahteraan rakyat. Setelah Wali Nanggroe meninggal dunia, Abu Doto mengaku tak akan pernah mundur dari perjuangan ini untuk mensejahterakan rakyat Aceh.

Abu Doto juga menyebutkan, perjuangan ini belum selesai. Meskipun ia mengaku harus keluar dari Partai Aceh, karena ia merasa partai tersebut telah mencabut paksa kehormatan dan nilai-nilai perjuangannya untuk rakyat Aceh.

"Benar saya mundur, karena saya seperti terusir dari rumah sendiri. Meskipun demikian saya tetap berada dalam garis perjuangan dan melangkah keluar pagar dan terus berjuang untuk rakyat Aceh," tegasnya.

Abu Doto sendiri mengaku paham bahwa merah, hitam dan putihnya perjuangan,tidak bisa dibelenggu dengan menjadi milik satu pihak saja. "Jika pun ada yang berhak mengaku sebagai pewaris sah perjuangan, itu adalah rakyat Aceh," tegasnya.

Abu Doto tak menampik ada banyak kritikan membangun untuk dirinya. Bahkan ada juga yang meminta dirinya untuk istirahat dari pertarungan Cagub-Cawagub Aceh. Namun, Abu Doto menyebutkan tetap berpegang teguh pada perjuangan seperti Wali Nanggroe Tgk Muhammd Hasan Ditiro, tetap dalam perjuangan hingga ia meninggal dunia.

"Saya tetap melanjutkan perjuangan, saya teringat seseorang, Wali Nanggroe Tgk Muhammd Hasan Ditiro, tetap dalam perjuangan hingga beliau wafat," tukasnya.

Adapun singkatan Azan merupakan, gabungan nama Abu Zaini Abdullah-Nasaruddin. Pemilihan nama ini, menurutnya, untuk menyerukan berbuat kebenaran dan kebajikan ke seluruh pelosok Aceh. Pasangan Cagub-Cawagub ini naik melalui jalur independen.

"Soal syarat untuk naik melalui jalur independen, Alhamdulillah sudah lebih dari cukup," tutupnya. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP