Mahyudin: Rotasi Golkar di DPR justru menorehkan luka lebih dalam
Merdeka.com - Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie alias Ical melakukan rotasi terhadap loyalis kubu Agung Laksono di beberapa komisi DPR. Dasarnya, perseteruan yang terjadi di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut.
Kubu Ical menilai, rotasi tersebut merupakan hal yang biasa. Namun, Wakil Ketua MPR, Mahyudin berpendapat bahwa rotasi tersebut justru menimbulkan luka yang lebih dalam bagi para kader. Terlebih perkara di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) masih belum usai. Harusnya, menurut Mahyudin, kedua kubu Golkar ini tidak melakukan tindakan organisasi apapun.
"Ini masalah etika, kan belum ada yang dimenangkan. Artinya ini status quo, jangan ada mutasi. Kalau melakukan hal-hal ini, jelas menunjukkan arogansi kepada keluarga sendiri, bukan kepada orang lain. Jelas menambah luka lebih dalam," kata Mahyudin di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, Minggu (19/4).
Mahyudin juga menilai, seharusnya masalah rotasi fraksi tersebut dikomunikasikan terlebih dahulu, bukan hanya melalui surat pemberitahuan.
"Tentunya dikomunikasikan. Kita berjuang bersama. Yang mendukung Ade Komarudin saya juga, Bambang Soesatyo saya juga, tapi mutasi enggak ngomong-ngomong. Kalau saya sebenarnya tidak masalah, tetapi ini masalah menjaga perasaan, supaya ke depan lebih baik sehingga tidak menimbulkan ancam-mengancam lagi," tutup Mahyudin.
(mdk/siw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya