Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mahfud MD Sebut Virus Radikalisme Bisa Dilawan dengan Diskusi Pancasila

Mahfud MD Sebut Virus Radikalisme Bisa Dilawan dengan Diskusi Pancasila Mahfud MD. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan paham radikalisme dan terorisme tetap harus diwaspadai karena berbahaya bagi ketahanan bangsa. Tewasnya pimpinan ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi dalam operasi militer Amerika Serikat tidak boleh membuat lengah.

Dia mengibaratkan pimpinan ISIS adalah biang dari penyebaran virus radikalisme, termasuk ke Indonesia.

"Sekarang biangnya sudah meninggal. Nah virus ini juga perlu diselesaikan atau dibersihkan," ucap Mahfud usai kegiatan 'Bincang Seru Mahfud' di Universitas Padjajaran (Unpad), Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (30/10).

Menurutnya, virus tersebut masih tersebar di sebagian masyarakat. Ini harus menjadi perhatian sekaligus dihilangkan dengan serius.

Jika tidak, kata Mahfud, maka keutuhan bangsa akan menjadi korban. Baginya, yang membahayakan sebuah negara itu adalah separatisme dan ancaman ideologi berupa radikalisme.

Kedua hal itu tumbuh subur dalam pemikiran, sehingga relatif sulit untuk dilihat secara kasat mata. Untuk itu, salah satu cara melawan ideologi harus dengan ideologi.

Salah satunya seperti kegiatan diskusi bertema Pancasila. Ini harus ditumbuhkan di area publik maupun kampus dengan sasaran mahasiswa.

"Kita tanamkan nilai-nilainya dalam kalimat keseharian," pungkasnya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP