Mahfud MD Ingatkan Satgas Saber Pungli Tidak Terjebak Mafia Hukum
Merdeka.com - Penanggung Jawab Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Mahfud MD mendapat laporan ada oknum datang ke kantor-kantor mengaku Satgas dan minta-minta uang. Mahfud pun mengingatkan agar anggota Satgas Saber Pungli di berbagai daerah tidak terjebak atau menjadi bagian dari mafia hukum.
"Saya berharap pada Satgas seluruh Indonesia, saya sering mendapat laporan, ada orang mengaku dari Saber Pungli sering minta-minta uang, datang ke kantor-kantor ke perusahaan, pengusaha minta periksa bukunya. Itu tidak bisa dilakukan oleh Saber Pungli, itu tugasnya penegak hukum," katanya saat memberi arahan dalam Rapat Koordinasi Satgas Saber Pungli, Rabu (15/12).
Menko Polhukam juga menegaskan meski Saber Pungli merupakan bagian dari upaya membangun pemerintahan yang bersih dari korupsi, tetapi saber pungli bukan lembaga penegak hukum pemberantasan korupsi.
Mahfud menjelaskan saber pungli merupakan lembaga yang menitikberatkan pada upaya pembersihan institusi-institusi pemerintah dari kebiasaan langsung. Kemudian melakukan pungutan liar di birokrasi, adapun penegakan hukumnya tetap disalurkan kepada lembaga-lembaga hukum fungsional yaitu Kepolisian, Kejaksaan, dan KPK.
"Saya ingin menegaskan bahwa meskipun merupakan bagian dari upaya membangun pemerintahan yang bersih dari korupsi, saber pungli ini bukan lembaga penegak hukum pemberantasan korupsi," papar Mahfud.
"Industri hukum itu artinya hukum diolah untuk dipermainkan. Misalnya, orang enggak salah, dicari pasalnya sedemikian rupa. Atau orang salah dibebaskan, dicari pasalnya, dibuatkan oleh aparat penegak hukum, bebas, bayar. Itu industri hukum," tambahnya.
Mahfud tetap berharap, Satgas Saber Pungli dapat terus melaksanakan kegiatan pencanangan kabupaten/kota bebas pungli. Sehingga terciptanya pelayanan-pelayanan publik yang bersih dari pungli di seluruh Indonesia. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya