Mahfud MD Beberkan Dasar Pertimbangan Munculnya Wacana New Normal
Merdeka.com - Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan, konsep tatanan kehidupan normal yang baru atau dikenal new normal baru sebatas wacana dan belum ada keputusannya.
Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara secara daring untuk acara halal bihalal Idul Fitri Keluarga Besar Universitas Sebelas Maret.
"Ada wacana, belum keputusan. Wacana bagaimana new normal itu," kata Mahfud, Selasa (26/5).
Menurut dia, ada beberapa model perhitungan, pemodelan matematis yang disampaikan oleh para Menteri di sidang paripurna kabinet. Dari perhitungan tersebut, muncul wacana new normal. Dasarnya adalah angka penularan dari satu orang ke orang lain atau dikenal Reproduction Number.
"Jakarta sekarang sudah 0,9 (Reproduction Number/R0). Ada 9 Provinsi di bawah 1, ini lumayan bagus. Tapi ada yang tinggi sekali di Gorontalo, di Jawa Timur, macam-macam, itu ada perhitungannya. Nah di dalam keadaan itulah kita mulai berpikir, bagaimana kita hidup normal dengan fakta-fakta itu," ujar Mahfud.
Selain itu, faktor perekonomian masyarakat juga menjadi pertimbangan. "Orang mau jualan enggak bisa, mau membeli enggak bisa. Itulah wacana yang berkembang," cerita Mahfud soal wacana New Normal diterapkan.
Diakuinya, ada setuju dan tidak dengan wacana New Normal. "Kalau soal setuju enggak setuju itu, antar dokter saja beda-beda," tutur Mahfud.
Mahfud mengatakan, nantinya akan ada keputusan yang diambil di tengah pro-kontra tersebut.
"Dan kita harus mengambil keputusan yang terbaik. Bagaimana yang terbaik? Mari kita diskusikan. Belum ada keputusan apapun itu, semua itu dalam wacana, dan kontroversi masih ada. Tetapi, kita harus terbiasa harus menghadapi itu," ucapnya.
Jokowi Tinjau Kesiapan New Normal
Sebelumnya, Presiden Jokowi meninjau kesiapan fasilitas publik untuk menerapkan gaya hidup normal yang baru. Pertama, Jokowi meninjau MRT. Dia ditemani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Jokowi harus melewati pintu pemeriksaan. Setelah itu, petugas MRT mengarahkan Thermo Gun ke wajah Presiden. Mengecek suhu tubuh. Setelah itu Jokowi menuju peron bersama Kapolri dan Panglima TNI. Ketiganya memastikan penerapan protokol kesehatan di transportasi umum.
Jokowi lantas mengunjungi Mal Bekasi, Jawa Barat. Kunjungannya juga untuk melihat kesiapan penerapan prosedur standar new normal di pusat perniagaan.
"Pada siang hari ini saya datang ke kota Bekasi Provinsi Jawa Barat untuk memastikan pelaksanaan kesiapan kita dalam menuju sebuah tatanan baru, ke sebuah normal yang baru," kata Jokowi di Mal Bekasi.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya