Mahasiswi korban jambret melawan, Nilki jadi bulan-bulanan warga
Merdeka.com - Nilki (25), warga Lempake, Samarinda, Kalimantan Timur, kini meringkuk di sel tahanan Mapolsekta Samarinda Utara. Dia ditangkap dan jadi bulan-bulanan warga, lantaran menjambret Sendi, seorang mahasiswi, dini hari tadi.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 00.30 Wita di Jalan Panglima M Noor. Sendi, melintas di jalan itu dari simpang empat Jalan KH Wahid Hasyim, hendak pulang menuju rumahnya. Mendadak, dia dipepet 2 orang laki-laki berboncengan yang tidak dia kenal, di tengah situasi jalan yang mulai lengang.
"Pelaku ini ada 2 orang, menarik tas korban. Korban melawan, dan berusaha mengejar kedua pelaku," kata Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Ervin Suryatna, dalam penjelasan dia kepada wartawan di Mapolsekta Samarinda Utara, Jalan DI Panjaitan, Senin (13/11).
"Korban terus mengejar pelaku sambil teriak jambret, sampai pelaku ini jatuh. Nah, setelah jatuh, barulah ditangkap warga. Satu orang pelaku, diketahui Nilki. Temannya berhasil kabur," ujar Ervin.
Kepolisian yang mendengar peristiwa itu, langsung mendatangi lokasi kejadian, yang sudah sesaki warga yang emosi, dan menghajarnya. Nilki langsung diamankan, dan dibawa ke RSUD AW Syachranie, untuk mendapatkan perawatan akibat lukanya.
"Setelah itu kita bawa ke Polsek. Kita amankan barang-bukti tas berisi handphone korban, dan motor pelaku Jupiter MX," tambah Ervin.
"Sekarang ini, kita sedang lakukan pengembangan kasus. Kita cari tahu apakah ada lokasi jambret lainnya yang diduga dilakukan pelaku (Nilki) itu," ungkap Ervin.
Saat ini polisi tengah memburu teman Nilki, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). "Pelaku ini belum kita periksa karena masih perawatan ya," sebutnya lagi.
Nilkin kini meringkuk di sel penjara Polsekta Samarinda Utara. Penyidik menjeratnya dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian disertai pemberatan.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya