Mahasiswa UNS sebut kepemimpinan Jokowi-JK setahun ini gagal
Merdeka.com - Ratusan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menggelar aksi di sepanjang jalan, dari taman Sriwedari menuju Bundaran Gladag, Solo. Aksi ini digelar mengingat kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) sudah berjalan setahun.
Aliansi mahasiswa UNS ini menyatakan Jokowi gagal memimpin negara. Nurdin, salah satu pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS mengatakan tidak puas dengan kinerja Jokowi. Menurutnya, banyak kebijakan Jokowi yang tidak pro terhadap rakyat.
"Ada 5 tuntutan yang harus dibenahi pemerintahan Jokowi-JK. Kondisi ekonomi khususnya kesejahteraan masyarakat kecil. Kemudian di bidang politik, Jokowi-JK tidak mempunyai politic will dalam memformulasikan kebijakan yang pro rakyat. Ketiga penegakan hukum masih carut-marut, korupsi masih merajalela. Belum ada perbaikan hukum sama sekali," ujar Nurdin saat melakukan orasi, di Bundaran Gladag, Solo, Rabu (21/10).
Para mahasiswa, lanjut Nurdin juga menyoroti masalah hubungan internasional dan keamanan. Di mana, tegas Nurdin, selama Jokowi menjabat sebagai presiden, Indonesia belum bisa berkiprah di dunia internasional.
"Kebijakan luar negeri diragukan ketepatannya, peran Indonesia belum signifikan di kancah internasional. Konflik SARA semakin berkembang, paham radikal juga semakin mengancam keutuhan pancasila. Pemerintahan Jokowi-JK selama setahun ini gagal dalam mengemban dan melaksanakan janji-janji politik yang terdapat dalam nawacita," ujar Nurdin.
Dalam aksi ini, nampak mahasiswa UNS mengenakan jaket almamater berwarna biru muda. Tidak hanya itu, mereka juga membawa spanduk dan poster terkait kegagalan pemerintahan Jokowi-JK.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya