Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mahasiswa Tolak RUU KUHP, Istana Sebut 'Pemerintah-DPR Sepakat Ditunda'

Mahasiswa Tolak RUU KUHP, Istana Sebut 'Pemerintah-DPR Sepakat Ditunda' Diskusi Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Mahasiswa sudah berkali-kali menggelar aksi ujuk rasa. Bukan hanya di Jakarta, mereka menggelar aksi di beberapa daerah, dari Bandung hingga Jogja untuk menuntut agar pemerintah menolak pengesahan RUU KUHP dan revisi UU KPK serta RUU lainnya. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan pemerintah nantinya akan mendalami kembali terkait aksi demo yang digelar para mahasiswa.

"Kita mendalami," kata Moeldoko di Kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (24/9).

Terkait permintaan mahasiswa untuk pemerintah menolak pengesahan UU KPK, Moeldoko pun enggan menanggapi. Dia menjelaskan, pemerintah pusat dan DPR saat ini sedang mengkaji lebih jauh terkait RUU KUHP, dan beberapa revisi peraturan yang sedang dibahas.

"Pemerintah saat ini telah bersepakat dengan DPR untuk mengkaji lebih jauh revisi UU KUHP, berikutnya Pertanahan, berikutnya pemasyarakatan dan lainnya," ungkap Moeldoko.

Diketahui, mahasiswa hari ini menggelar ujuk rasa kembali di depan gedung DPR. Dengan tuntutan yang sama, mereka meminta pemerintah pusat untuk menolak pengesahan RUU KUHP dan revisi UU KPK serta RUU lainnya.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Bagaimana Pendapat Anda soal RUU KUHP? Klik di Sini!

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP