Mahasiswa tak lulus cabuli 8 bocah sejak 2012
Merdeka.com - Adam Rizky (20), warga Jalan Jepara Surabaya, Jawa Timur, tega mencabuli delapan bocah di bawah umur. Mahasiswa tak lulus kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta ini, melakukan perbuatannya karena terinspirasi film porno yang diunduhnya via internet.
Menurut keterangan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, AKP Suratmi, perbuatan tersangka ini sudah dilakukan sejak tahun 2012 silam.
Terhitung sejak tahun itu, pemuda yang sehari-harinya menjaga toko kue milik orang tuanya itu, telah mencabuli enam bocah. "Enam anak itu terdiri dari empat anak laki-laki di bulan Januari hingga Juni, dan dua perempuan. Dan rata-rata mereka berusia 5,5 tahun," terang Suratmi, Senin (1/9).
Kemudian, lanjut dia, di bulan Juli hingga Desember tahun berikutnya, Adam kembali melakukan perbuatan cabulnya pada dua bocah perempuan, yang kerap membeli kue di rumahnya, salah satunya RV, yang masih tetangganya sendiri.
"Dari pengakuannya, tersangka memang suka sama anak-anak, karena dianggapnya lucu dan menggemaskan," kata Suratmi.
Dari rasa sukanya pada anak-anak itu, Adam mulai terinspirasi dengan film-film porno koleksinya dari hasil mendownlaod di internet yang kemudian disimpan di ponselnya.
Meski suka pada anak-anak, Adam mengaku tidak pernah memasukkan kemaluannya ke alat vital korban maupun menyodomi korban laki-lakinya. Dia hanya memotret dan mengocok kemaluan korban.
Namun, karena perbuatan Adam, orang tua korbannya yang berinisial RV melaporkannya ke polisi. Sebab, RV mengaku mengalami rasa sakit pada kemaluannya akibat perbuatan Adam. "Dan atas laporan orang tua korban itulah kami melakukan penangkapan tersangka," katanya.
Selanjutnya, atas perbuatannya itu, tersangka akan dijerat Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2012, tentang perlindungan anak. "Ancaman hukuman minimal tiga tahun dan paling lama 15 tahun kurungan," tegas dia. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya