Mahasiswa Solo desak Ganjar cabut izin pabrik semen di Kendeng
Merdeka.com - Aksi demo menolak pendirian pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang dilakukan mahasiswa di Bundaran Kartasura, Sukoharjo, Kamis (30/3) malam. Dengan membawa bendera merah putih, spanduk dan poster, belasan Mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Solo menyampaikan tuntutannya.
Berbeda dengan aksi sebelumnya yang penuh riuh. Kali ini mereka melakukan aksi diam dengan tuntutan pencabutan izin Pabrik Semen Indonesia di Kendeng, Rembang, Jawa Tengah. Tuntutan tak hanya disampaikan kepada Gubernur Ganjar Pranowo namun juga kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kami memprotes dan mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah khususnya Gubernur Ganjar Pranowo untuk segera mencabut izin operasi pabrik semen di Desa Kendeng," ujar kordinator aksi Ahmad Zia Khakim di sela aksi.
Zia mengemukakan, aksi diam yang dilakukan pada malam hari tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat luas lebih peduli akan nasib warga Kendeng akibat pabrik Semen Indonesia.
"Kami mendesak Ganjar Pranowo dan Presiden Joko Widodo untuk turun tangan langsung mencabut izin pabrik Semen Indonesia. Keberadaan pabrik tersebut hanya akan menyengsarakan rakyat Kendeng," tandasnya.
Saat aksi berlangsung, sejumlah petugas kepolisian turut berjaga. Aksi yang digelar di persimpangan jalur Semarang-Solo-Yogyakarta sempat diguyur hujan. Usai menyampaikan tuntutannya, peserta aksi membubarkan diri dengan tertib. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya