Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mahasiswa hilang di Air Terjun Dua Warna, Stikes Flora dirikan posko

Mahasiswa hilang di Air Terjun Dua Warna, Stikes Flora dirikan posko Mahasiswa hilang di Air Terjun Dua Warna. ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Pihak Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Flora Medan mendirikan posko di kampusnya, Jalan Rajawali, Sei Sikambing, Medan Sunggal, Senin (16/5). Upaya itu dilakukan untuk mempermudah pelaporan terkait mahasiswanya yang hilang dalam peristiwa banjir bandang dan longsor di Air Terjun Dua Warna di Sibolangit, Deli Serdang, Minggu (16/5) kemarin.

Mahasiswa Stikes Flora dilaporkan paling banyak hilang dalam peristiwa itu. "Kami mendirikan posko di sini dan di sana (Sibolangit) supaya informasinya benar-benar valid. Sebab informasinya simpang siur. Awalnya ada yang menyebut 17 tewas, padahal mahasiswa kita masih hilang," kata Sekretaris Prodi Keperawatan Stikes Flora, Lilis Pujiati.

Dia juga memaparkan, para mahasiswa itu ke Air Terjun Dua Warna bukan untuk urusan akademis. "Mereka ke sana bukan acara resmi pendidikan. Walaupun begitu kami tetap peduli setelah mendapat telepon dari mahasiswa kita yang melaporkan telah kehilangan teman-temannya," sambung Lilis.

Pihak kampus Stikes Flora juga terus berusaha mencari data valid mengenai jumlah dan identitas mahasiswanya yang berangkat ke Air Terjun Dua Warna. Data itu termasuk yang hilang dan selamat.

Di posko pencarian di Bumi Perkemahan Sibolangit, 17 mahasiswa sekolah ini dilaporkan hilang dan seorang di antaranya sudah ditemukan selamat. Namun, penjelasan dari pihak Stikes Flora menyampaikan jumlah yang berbeda.

"Awalnya disebutkan 23 orang, setelah kami cek ternyata cuma 15 orang. Dari jumlah 15 mahasiswa itu, 6 orang selamat. Enam orang inilah yang menghubungi kami. Jadi berdasarkan data kami hanya 9 orang yang masih hilang," imbuh Lilis.

Berikut nama 9 mahasiswa Stikes Flora yang masih hilang: Aderiana Sihombing, Zulhamdi Sakti, Ahmad Alhakim Lubis, Melida Sari, Rafki, Dora Safitri, Ningsih Trivila, Wazah Hazira, dan Rizki Juliani.

Sementara mahasiswa Stikes Flora yang selamat yaitu Zulfiandri Saputra, Rocky Rhamadona Siregar, Roito Nasution, Ahmad Rifai Parlaungan, Aswar Rangkuti, Ahmad Hasan Harianto. Keenamnya masih berada di Sibolangit.

Pihak Stikes Flora juga sudah menghubungi orang tua mahasiswa yang dilaporkan hilang. Beberapa di antaranya sudah datang ke posko di kampus.

Seperti diberitakan, bencana banjir bandang dan tanah longsor dilaporkan terjadi di kawasan wisata Air Terjun Dua Warna di Sibolangit, Deli Serdang, Sumut, Minggu (15/5) siang. Sebanyak 20-an wisatawan yang rekreasi di sana dikabarkan hilang.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP