Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Macam-macam alasan pejabat negeri haramkan main Pokemon Go

Macam-macam alasan pejabat negeri haramkan main Pokemon Go Ilustrasi Pokemon Go. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Game Pokemon Go ternyata menimbulkan kekhawatiran sendiri di tanah air. Sebab, permainan yang sedang booming di seluruh dunia itu dinilai meresahkan dan berpotensi memiliki efek negatif.

Sejumlah menteri dan pejabat di tanah air bahkan mengharamkan anak buahnya memainkan aplikasi tersebut. Salah satunya adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi.

Dia meminta seluruh pegawai negeri sipil (PNS) tidak bermain game tersebut di lingkungan kantor. Alasannya, demi pertimbangan keamanan atau kerahasiaan instansi.

Aturan itu juga diberlakukan untuk jajaran Kementerian PAN-RB. "Khusus semua Aparatur Kementerian PAN-RB, dilarang bermain game virtual di dalam lingkungan kantor demi keamanan dan kerahasiaan instansi," kata Yuddy dalam akun Twitter-nya dikutip merdeka.com, Selasa (19/7).

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito juga melarang anggota Polri bermain aplikasi permainan Pokemon Go. Alasannya, mengganggu konsentrasi tugas. Selain itu, permainan yang tengah digandrungi tersebut dapat memicu keributan sesama anggota Polri.

"Melarang anggota bermain game Pokemon Go pada saat jam kerja apalagi mereka yang melaksanakan tugas-tugas khusus seperti pengamanan keamanan wilayah dan penjagaan tahanan," demikian bunyi salah satu aturan surat telegram rahasia Kapolri nomor STR/533/VII/2016 tertanggal Selasa (19/7).

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP