Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mabuk sambil acungkan pedang, Dewa Gede babak belur dihajar massa

Mabuk sambil acungkan pedang, Dewa Gede babak belur dihajar massa Ilustrasi Penganiayaan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelajaran buat yang suka menenggak alkohol, jika sudah mabuk agar tidak buat onar. Seperti yang dialami Dewa Gede Agung Adi Antara alias ADI (23) pemuda asal Banjar Sema, Bitra, Gianyar di Bali, lantaran mengamuk dalam keadaan mabuk dia menjadi bulan-bulanan massa hingga babak belur.

Kejadian itu dimulai ketika Dewa yang dalam keadaan mabuk datang ke sebuah arena biliar di wilayah Bakbakan, Gianyar. Di sana dia ngoceh tak karuan hingga membuat salah seorang pemuda tersinggung. Tahu Dewa yang dalam keadaan mabuk, pemuda tersebut tidak menghiraukan.

Sialnya, Dewa justru tidak terima dan menantang untuk berkelahi. Salah seorang warga yang berusaha menenangkan dan mengantar Dewa pulang ke rumahnya dibonceng oleh Pande.

Tiba di rumah tidak membuat dia tidur, tetapi membawa pisau dan pedang serambi dan mengancam untuk diantarkan kembali ke arena bilar tadi.

Sesampainya di sana, Dewa langsung mengacungkan pedang dan mengamuk tidak karuan. Namanya juga lagi mabuk, keseimbangannya pun tidak terkontrol hingga menabrak tembok dan ambruk. Kesempatan tersebut dimanfaatkan sejumlah pemuda untuk menghakiminya.

Melihat aksi pengeroyokan tersebut salah seorang karyawan di arena biliar menghubungi polisi. ‎Syukurnya Dewa masih bisa diselamatkan dan diamankan petugas dalam keadaan babak belur di wajahnya.

Kapolsek Gianyar Kompol Adana Pandibu memebenrkan kejadian itu. Bahkan dirinya menetapkan si pemabuk ini sebagai tersangka.

"Ya dia kita amankan atas kepemilikan senjata tajam. Pisau dan pedang serta pistol mainan kita amankan beserta pelaku," singkat Kapolsek, Kamis (23/9). (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP