Mabuk saat Ramadan, puluhan pengunjung dan karyawan kafe ditangkap
Merdeka.com - Polresta Solo menangkap puluhan pengunjung sedang asyik pesta miras di salah satu kafe di kawasan Laweyan, Solo. Tak hanya kaum muda, saat digerebek, terdapat sejumlah wanita dan anak di bawah umur. Mereka termasuk juga karyawan kafe selanjutnya dibawa ke Mapolresta Solo.
Wakapolresta Solo AKBP Haryadi mengatakan, pihaknya sengaja melakukan razia atau operasi pekat di awal Ramadan. Razia dilakukan guna memberantas penyakit masyarakat, agar tak meresahkan warga yang sedang menjalankan ibadah puasa.
"Kami terus menggalakkan patroli dua puluh empat jam, dan hasilnya, kami mengamankan puluhan pengunjung dan karyawan tempat hiburan malam. Saat kami amankan mereka tengah asyik berpesta miras," kata Haryadi kepada wartawan, Rabu (24/6).
Selanjutnya, kata Haryadi, mereka diberikan pengarahan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Pihaknya juga memberi imbauan kepada pemilik tempat hiburan di seluruh Kota Solo untuk mematuhi peraturan selama Ramadan, agar tidak meresahkan masyarakat.
Selain puluhan pengunjung dan karyawan kafe, petugas juga menyita puluhan sepeda motor milik para pengunjung. Puluhan sepeda motor tersebut rata-rata tak dilengkapi dengan surat STNK dan SIM.
"Puluhan pemuda dan pemudi yang terjaring razia ini kami kenai sanksi hukuman tipiring (tindak pidana ringan). Ini dilakukan guna memberi efek jera bagi para pelaku agar tidak melakukan tindak kriminal yang meresahkan masyarakat," pungkasnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya