Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mabes Polri sebut laporan pemerkosaan gadis V tidak kuat

Mabes Polri sebut laporan pemerkosaan gadis V tidak kuat Korban pemerkosaan di Manado minta keadilan. ©2016 merdeka.com/tommy lasut

Merdeka.com - V (19) seorang gadis asal Manado melaporkan pemerkosaan yang dialaminya. Dia mengaku diperkosa belasan pria di dua tempat berbeda termasuk beberapa di antaranya polisi.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, memastikan tidak ada tanda kekerasan seksual pada V. Sebab, visum yang dilakukan berulang kali tak menunjuk adanya kekerasan fisik pada korban.

"Dari pemeriksaan awal, V tak menunjukkan pernah menjadi korban kekerasan seksual," kata Boy di Gedung Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/5).

Selain dari visum, keterangan saksi juga menunjukkan tidak ada bekas kekerasan seksual di tubuh V. Beberapa saksi menyangkal V pernah diperkosa sejumlah orang.

Hasil penyelidikan sementara, lanjut Boy, belum ada saksi yang menguatkan dan melihat langsung, V menjadi korban pemerkosaan. Sementara ini disimpulkan, laporan yang ajukan belum kuat bukti.

"Belum ditemukan pihak-pihak yang menemukan dan melihat langsung peristiwa itu terjadi. Keterangan ahli forensik bisa dijadikan alat bukti yang cukup," pungkas Boy.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP