Ma Unih Si Wonder Woman Asal Garut
Merdeka.com - Di tengah segala keterbatasan kondisi, Ma Unih tidak menyerah melakoni kewajibannya sebagai orang tua tunggal bagi kelima anaknya. Dia merupakan wonder woman asal Kampung Citorondol, Desa Sarimukti, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut.
Satu anaknya Ma Unih meninggal dunia karena gizi buruk dan sakit panas. Adapun AH (29) dan IN (19) tidak bisa berjalan dan berbuat apa-apa. Ma Unih selalu membopong AH untuk keperluan MCK.
"Anak lelaki saya yang laki-laki tidak bisa digendong karena tangannya bengkok, sehingga kalau digendong malah mencekik karena tidak bisa memegang. Jadinya digusur saja pakai karung," ungkap Ma Unih sambil menirukan gerakan menggendongnya.
Adapun EN (37) yang pernah berumah tangga, kemudian bercerai ditengarai mengalami gangguan mental dan kini menjadi tanggungan Ma Unih. Hanya ada satu anak perempuan Ma Unih bernama IL (15) yang berkondisi normal, kini sedang belajar di kelas 9 SMP.
Perempuan tua ini tidak pernah mengeluh. Tepat tanggal 17 Maret kemarin, ia genap memasuki usia 64 tahun. Ia tetap setia mengurus anak-anaknya yang difabel dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
Kini ia menempati rumah petak sempit, sisa dari separuh tanahnya yang konon dahulu harus rela dijual untuk membiayai upacara kematian suami. Banyak pihak tergugah melihat kehidupan Ma Unih. Beban Ma Unih berkurang setelah mendapat bantuan dari berbagai pihak.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya