M Taufik soal prostitusi artis: Paling top harganya selawelah
Merdeka.com - Wakil ketua DPRD Mohamad Taufik, menilai pernyataan kuasa hukum Roby Abbas mucikari artis kelas kakap, Pieter Ell, yang mengatakan bahwa anggota parlemen suka memakai jasa prostitusi artis adalah ngawur. Taufik meyakini Pieter telah menyebarkan isu yang tidak memiliki bukti.
"Itu asal caplok aja, ngawur itu. Kalau bener sebutin dong identitasnya. Jangan bilang anggota parlemen. Anggota parlemen itu banyak," kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Kamis (4/6).
Taufik mengaku, tidak mengetahui persis apakah memang ada anggota DPRD yang suka berlangganan jasa prostitusi online artis. Menurut dia, jika memang terbukti, pasti ada sanksi berat yang akan dilayangkan.
"Saya enggak tahu ada apa tidak. Emang kalau mau gituan dia ngajak-ngajak saya. Emang saya lihat dia lagi gituan? Kan tidak. Jadi saya enggak tau," ucapnya.
Taufik pun terkejut ketika mengetahui harga booking seorang artis mencapai puluhan hingga ratusan juta. Dia menambahkan, kasus ini hanyalah pengalihan isu.
"Ini pengalihan isu. Jadi jangan dibesar-besaran. Masa bayarannya sampe Rp 100 juta. Lim Sioe Lion aja saya rasa mikir ngeluarin duit segitu kalau buat short time," kata Taufik.
Taufik melanjutkan, dia dan anggota dewan juga sering mendapat broadcast BBM dan SMS yang menawarkan jasa PSK ke nomor handphone.
"Banyak kan itu SMS BBM nawarin gituan, paling top harganya selawe (25) lah," pungkasnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya