Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Luhut sebut teroris yang ditangkap di Malang terkait bom Thamrin

Luhut sebut teroris yang ditangkap di Malang terkait bom Thamrin Menkopolhukam Luhut binsar Panjaitan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penangkapan enam terduga teroris di Malang, Jawa Timur, Jumat (19/2) lalu oleh Tim Densus 88 akan melengkapi bukti-bukti aksi terorisme di Thamrin. Menurut dia, enam terduga teroris itu merupakan bagian dari jaringan kelompok teror di Thamrin.

"Dari data-data yang punya berhasil menangkap enam orang. Dengan menangkap itu, maka bukti-bukti tambahan bahwa mereka ada kaitan dengan Thamrin dan ada beberapa yang gak bisa saya jelaskan," kata Luhut di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (22/2).

Penangkapan itu juga, kata dia akan memudahkan polisi untuk mengidentifikasi jaringan-jaringan yang ada di Indonesia.

"Makin jelas networking-nya dengan penangkapan itu. Jadi jaringannya kita makin banyak tahu," ungkapnya.

Secara pribadi, mantan duta besar era Gus Dur ini menyampaikan apresiasinya kepada Tim Densus 88 yang selama ini sudah beberapa kali melakukan penangkapan pasca aksi terorisme di Thamrin.

"Saya kira itu bagus, polisi makin kita apresiasi," pungkas dia.

Diketahui, Tim Densus 88 menggeledah rumah di Jalan Kamboja No 43, Perumahan Greenhills, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Rumah tersebut merupakan tempat tinggal B, salah satu terduga teroris, Jumat (19/2) lalu. Setelah ditangkap, ke enam terduga teroris itu kemudian dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP