Luhut sebut lokasi 7 ABK disandera sudah diketahui
Merdeka.com - Menko Polhukam, Luhut Binsar Panjaitan, menyatakan lokasi tujuh awak kapal asal Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf sudah diketahui. Namun Luhut tak menyebutkan lokasi keberadaan tersebut.
"Itu satu tahap. Tahap lainnya akan ada bentuk kerjasama antara TNI dengan angkatan perang Filipina," kata Luhut di Kantornya, Jakarta, Senin (27/6).
Selain itu, kata Luhut, mengenai pembebasan sandera tersebut, saat ini Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu sedang melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Filipina Gazmin T Voltaire di Manila, Filipina, pada hari ini. Dalam pertemuan tersebut, mereka menjalin kerjasama terkait pembebasan sandera itu.
"Saat ini Menhan sedang berada di Filipina bertemu dengan counterpart karena itu classmate-nya dia. Tadi saya bicara dengan Menhan kelihatan ada progress yang baik dari pertemuan Menhan dengan Menhan Filipina," kata dia.
Lanjut dia, saat ini kondisi 7 ABK tersebut dalam kondisi sehat.
Sebelumnya diketahui, Menteri Luar Negeri Indonesia, Jumat (24/6), membenarkan telah terjadi penyanderaan kepada tujuh awak kapal asal Indonesia. Insiden ini terjadi di wilayah Sulu, perairan Filipina Selatan.
"Setelah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, pada 23 Juli 2016, kami mendapat konfirmasi mengenai ada penyanderaan anak buah kapal tugboat Charles 001 dan tongkang Robby 152," ujar Menlu Retno di kantor Kementerian Luar Negeri Indonesia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya